Pemkab Gorontalo
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Dorong Tradisi Gebyar Kunut Batudaa Jadi Warisan Budaya
Tradisi Gebyar Kunut yang digelar di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Sofyan-Puhi-saat-memberikan-sambutan.jpg)
Peserta merupakan perwakilan dari desa-desa di Kecamatan Batudaa.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga malam, dimulai dari malam ke-13 hingga malam ke-15 Ramadan. Terkait pendanaan, panitia mengakui masih menghadapi kendala.
Dari total kebutuhan biaya sebesar Rp22.450.000, dana yang terkumpul baru sekitar Rp3.000.000, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp19.000.000.
Meski demikian, panitia tetap optimistis kegiatan berjalan lancar berkat dukungan masyarakat.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, menunjukkan arus lalu lintas di sekitar pusat pelaksanaan Gebyar Kunut mengalami peningkatan signifikan hingga menimbulkan kemacetan.
Di area pintu masuk, pengunjung disambut deretan pedagang yang menjajakan makanan, pakaian, hingga wahana permainan anak.
Meski kondisi lapangan sedikit becek akibat hujan sore harinya, semangat warga tidak surut.
Pengunjung yang datang bersama keluarga dan kerabat tampak menikmati suasana sambil mencicipi hidangan khas seperti nasi bulu dan kopi.
Usai menutup kegiatan secara resmi, Bupati Sofyan Puhi menyempatkan diri berkeliling lapangan untuk menyapa masyarakat dan para pedagang, menambah kehangatan suasana malam di Desa Payunga. (*)