Warga Gorontalo Hanyut
Keluarga Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Sumitra Sebelum Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo
Komunikasi terakhir melalui video call menjadi kenangan mendalam bagi keluarga Sumitra Isini (26).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Asna-Diangi-43-tante-Sumitra-korban-hanyut-di-Sungai-Motoduto.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebelum hanyut di Sungai Motoduto, Sumitra sempat melakukan VC dengan keluarga
- Sumitra dikenang sebagai sosok pendiam, rajin, dan rendah hati
- Keluarga sangat terpukul atas kabar hilangnya Sumitra dan Akbar
TRIBUNGORONTALO.COM – Komunikasi terakhir melalui video call menjadi kenangan mendalam bagi keluarga Sumitra Isini (26).
Sumitra hingga kini masih dinyatakan hilang bersama anak semata wayangnya, Akbar Diangi (9), setelah terseret arus Sungai Motoduto, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (3/1/2026) sore.
Tante korban, Asna Diangi (43), mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Sumitra sempat melakukan video call dengan keluarga di kampung halaman.
Dalam percakapan tersebut, Sumitra memperlihatkan kondisi sang nenek di Desa Ambara, Kecamatan Dungaliyo, sekaligus menyampaikan rencana untuk kembali pulang setelah panen jagung.
“Masih sempat VC untuk menunjukkan kondisi Oma (nenek) di sini. Dia bilang Insyaallah setelah panen jagung akan ke Ambara lagi,” tutur Asna.
Asna mengenang Sumitra sebagai sosok pendiam, rajin, dan rendah hati. Menurutnya, korban hanya akan bercerita jika lebih dulu diajak berbincang.
Dua minggu sebelum kejadian, Sumitra sempat pulang bersama suaminya ke Desa Ambara untuk menjenguk neneknya.
“Orangnya baik dan pendiam. Kalau tidak diajak bicara, dia tidak akan banyak cerita,” kenang Asna.
Kabar hanyutnya Sumitra dan anaknya membuat keluarga sangat terpukul. Asna sendiri tidak bisa langsung menuju lokasi karena harus menjaga anak kecil dan merawat orang tua di rumah.
Meski begitu, beberapa anggota keluarga lain telah turun langsung membantu proses pencarian.
“Semoga pencarian korban dan anaknya segera mendapat titik terang,” harap Asna.
Baca juga: Pengorbanan Sumitra, Niat Selamatkan Anak Malah Ikut Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo
Kronologi Kejadian
Pihak kepolisian mengungkap kronologi Peristiwa hanyutnya seorang ibu rumah tangga bersama anaknya di Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Menurut Kasi Humas Polres Gorontalo, AKP Wawan Suryawan, kejadian bermula pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.
Polsek Boliyohuto menerima laporan dari masyarakat terkait adanya orang terbawa arus sungai di Desa Motoduto.