Sabtu, 7 Maret 2026

Viral Gorontalo

Siti Hindrawati Curhat Diusir Suami PPPK Gorontalo: Berkali-kali Diminta Pergi, Bertahan demi Anak

Siti Hindrawati menjadi sorotan publik setelah video yang diunggahnya viral di media sosial. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Siti Hindrawati Curhat Diusir Suami PPPK Gorontalo: Berkali-kali Diminta Pergi, Bertahan demi Anak
Tangkapan layar Facebook
ISTRI DIUSIR -- Kolase foto Siti Hindrawati dan perabotan rumah. Siti Hindrawati mendadak viral usai videonya ramai dibagikan di media sosial.  
Ringkasan Berita:
  • Seorang istri di Gorontalo, Siti Hindrawati, mengaku diusir oleh suaminya yang baru dilantik sebagai PPPK
  • Siti menyebut tekanan rumah tangga makin berat sejak suaminya menjadi PPPK, bahkan sering melontarkan ucapan yang membuatnya tertekan secara psikologis
  • Video berdurasi 45 detik yang diunggah Siti memperlihatkan tumpukan barang di depan rumah dan suaminya mondar-mandir

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Siti Hindrawati menjadi sorotan publik setelah video yang diunggahnya viral di media sosial. 

Ia mengaku diusir oleh suaminya yang baru saja dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Siti membenarkan bahwa dirinya telah meninggalkan rumah.

“Sudah lama saya sering diperlakukan seperti ini. Saya bertahan demi anak, tapi kemarin sudah sampai pada puncaknya,” ujar Siti kepada wartawan pada Selasa (23/12/2025).

Ia mengaku telah mempertahankan rumah tangganya selama hampir satu dekade, terutama demi anak mereka yang kini berusia delapan tahun.

Siti menyebut bahwa rumah yang selama ini mereka tempati berada di Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, tekanan dalam rumah tangga semakin terasa setelah suaminya resmi dilantik sebagai PPPK. Ia merasa sikap suaminya berubah sejak saat itu.

Siti mengungkapkan bahwa sang suami kerap melontarkan ucapan yang membuatnya merasa tidak dihargai dan tertekan secara psikologis.

“Salah satu yang membuat saya tertekan adalah ucapannya yang sering bilang saya takut kehilangan dia karena dia sudah jadi PPPK,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa persoalan rumah tangga mereka sebenarnya sudah beberapa kali diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Musyawarah antara kedua belah pihak keluarga bahkan sempat dilakukan, lengkap dengan kesepakatan yang disetujui oleh orang tua masing-masing.

Namun, menurut Siti, kesepakatan tersebut kembali dilanggar oleh sang suami.

“Sudah berkali-kali saya disuruh keluar dari rumah. Pernah dijemput dan sudah ada perjanjian antar orang tua, tapi dia langgar lagi,” jelasnya.

Merasa tidak lagi sanggup bertahan, Siti akhirnya memilih meninggalkan rumah dan kini tinggal sementara di rumah ibunya di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

“Saya sedang menenangkan diri,” tuturnya lirih.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak kejadian tersebut, suaminya belum pernah menghubunginya sama sekali.

Suami Siti diketahui bekerja di salah satu instansi pemerintah di Gorontalo.

Baca juga: Breaking News: UMP Gorontalo 2026 Resmi Ditetapkan Sebesar Rp3.405.144

Kisah ini mencuat ke publik setelah Siti mengunggah sebuah video berdurasi sekitar 45 detik di akun Facebook miliknya pada Senin (22/12/2025).

Dalam video tersebut, tampak seorang pria mengenakan pakaian hitam putih mondar-mandir keluar masuk rumah, sementara Siti merekam dengan suara bergetar menahan tangis.

Di halaman rumah terlihat tumpukan barang dan sejumlah perabotan yang telah dikeluarkan, memperkuat dugaan bahwa terjadi pengusiran.

Dengan suara lirih penuh emosi, Siti mengucapkan kalimat yang kemudian memantik simpati warganet.

“Mentang-mentang sudah PPPK, kasihan,” ucapnya dalam video tersebut.

Unggahan itu dengan cepat menyebar luas dan dibanjiri ratusan komentar dari warganet yang menyampaikan dukungan dan simpati.

Banyak warganet mengecam tindakan sang suami dan menyatakan empati atas perjuangan Siti selama ini.

Hingga berita ini diterbitkan, TribunGorontalo.com  masih berupaya mengonfirmasi pihak suami untuk mendapatkan klarifikasi, namun belum mendapat jawaban.

Sementara itu, Camat Tibawa Abdul Azis Pakaya yang dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait kasus ini.

“Saya masih di acara, chat saja,” ujar Abdul Azis saat ditelepon tim redaksi, Selasa (23/12/2025) pagi.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan rumah tangga yang mencuat ke publik setelah viral di media sosial. 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu/*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved