Pemkab Gorontalo
Celetuk Bupati Sofyan Puhi di Depan Anggota Pramuka: Hati-hati Rica Gorontalo!
Di tengah suasana hangat agenda sinergitas 5 Krida Saka Kencana, Bupati Sofyan Puhi melontarkan celetukan.
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Sofyan-Puhi-kala-mengunjungi-spot-Krida-Saka-Kencana.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Sofyan Puhi melontarkan celetukan lucu soal rica Gorontalo
- Sinergitas 5 Krida Saka Kencana diikuti 35 peserta dari berbagai provinsi
- Pemda Gorontalo berkomitmen mendukung program Saka Kencana
TRIBUNGORONTALO.COM – Di tengah suasana hangat agenda sinergitas 5 Krida Saka Kencana, Bupati Sofyan Puhi melontarkan celetukan (ucapan spontan).
"Tolong kalau berikan makanan ke adik-adik Saka ini, cabainya dipisah," ucap Bupati Sofyan Puhi dalam sambutannya.
Bukan tanpa alasan, Bupati Sofyan mengkhawatirkan selera makan para peserta Gerakan Pramuka yang berasal dari berbagai daerah.
Ia lantas menyarankan Sie Konsumsi Peran Saka Nasional 2025 untuk memisahkan cabai di tiap menu.
“Hati-hati rica Gorontalo! Rica di sini cuma dua jenis, pedas dan pedas sekali," bebernya kepada para anggota Pramuka yang hadir di Kantor Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Selasa (4/11/2025).
Sontak ucapan dari orang nomor satu Kabupaten Gorontalo itu memicu gelak tawa hadirin.
Sebanyak 35 anggota Saka Kencana yang berasal dari Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Papua hadir siang tadi.
Mereka disapa satu per satu oleh Bupati Sofyan sebelum membuka Sinergitas 5 Krida Saka Kencana.
Saka Kencana merupakan Satuan Karya Pramuka Keluarga Berencana. Saka dalam Gerakan Pramuka ini terintegrasi langsung dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Bupati Sofyan menegaskan bahwa seluruh program Saka Kencana perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.
“Kalau menyangkut infrastruktur seperti toilet dan jamban, itu di PU. Program ekonomi ada di Dinas Koperasi dan Perindag. Kita keroyokkan, enggak bisa satu dinas saja,” jelas Bupati kepada wartawan seusai meninjau Rumah Data Kependudukan.
Menurut Sofyan, tantangan terbesar bukan pada fasilitas, melainkan pada pola sikap masyarakat.
“Seluruh fasilitas kita siapkan, tapi kalau masyarakatnya tidak berubah, ya enggak ada gunanya. Harus jalan bersama-sama,” katanya.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran hidup sehat sebagai fondasi keberhasilan program keluarga berkualitas.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, sebelumnya membuka secara resmi Sinergitas 5 Krida Saka Kencana melalui Aksi Dashat, Pelayanan KB, Kampung KB, dan Penyuluhan PIK-R di Kantor Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Selasa (4/11/2025).
Hadir pula Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pelayanan Penduduk dan Keluarga Berencana, Kapolsek Telaga Biru, Camat Telaga Biru, Kepala Desa Talumelito, Danramil Telaga Biru, hingga penyuluh KB.
Saat rombongan bupati tiba di Kantor Desa Talumelito, para anggota Gerakan Pramuka Saka Kencana menyambutnya penuh suka cita.
"Selamat datang, Kakak. Selamat datang kami ucapkan," ucap mereka kompak diiringi tepuk tangan.
Baca juga: Grace Benufinit, Duta GenRe Gorontalo: Saya Ingin Berdampak, Bukan Sekadar Cari Uang
Peran Saka Nasional 2025
Saka Kencana berkontribusi dalam Peran Saka Nasional 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Peran Saka Nasional 2025 yang dibuka oleh Ketua Kwartir Nasional, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso ini diikuti oleh 1.724 peserta dari 34 Kwartir Daerah.
Ada pula 1.500 peserta pramuka Penegak dan Pandega se-Provinsi Gorontalo, serta 200 Sanggah Kerja.
13 Saka terlibat dalam Peran Saka Nasional 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, meliputi Saka Wira Kartika, Saka Bakti Husada, Saka Bahari, Saka Taruna Bumi, Saka Wanabakti, Saka Widya Budaya Bakti, Saka Kencana, Saka Dirgantara, Saka Kalpataru, Saka POM, Saka Pariwisata, Saka SAR, dan Saka Bhayangkara.
Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, menjelaskan Kegiatan Peran Saka Nasional 2025 ini merupakan ajang pertemuan sekaligus wahana pembelajaran, pengabdian, dan pengembangan diri bagi para anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) dari seluruh penjuru tanah air.
Mengusung tema "Pramuka Penuh Karya Menuju Indonesia Jaya", ajang ini diharapkan dapat membekali Gerakan Pramuka untuk terus berkontribusi nyata dalam membangun bangsa.
"Dengan penuh suka cita, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen daerah dari segala penjuru Nusantara yang telah hadir di Gorontalo," kata Ketua Kwarnas.
Selain itu, Ketua Kwarnas juga menjelaskan bahwa tata kelola kegiatan Peran Saka Nasional diatur menyerupai sistem pemerintahan.
Hal ini bertujuan agar para peserta dapat belajar tentang cara bermasyarakat, berorganisasi, serta hidup yang harmonis dalam keberagaman, yang menjadi bekal berharga bagi generasi muda Indonesia.
(TribunGorontalo.com/Fajri A. Kidjab)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.