Peran Saka Nasional Gorontalo
5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Peserta Peran Saka Nasional 2025 di Kabupaten Gorontalo
Selain kegiatan kepramukaan, para peserta dari 34 provinsi juga berkesempatan menikmati keindahan alam dan pesona budaya di daerah tuan rumah.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2592023_Menara-Limboto_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kabupaten Gorontalo bersiap menyambut ribuan peserta Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025 yang digelar pada 2 – 9 November di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto.
Selain kegiatan kepramukaan berskala nasional, para peserta dari 34 provinsi juga berkesempatan menikmati keindahan alam dan pesona budaya di daerah tuan rumah.
Kehadiran ribuan peserta Peran Saka Nasional 2025 juga menjadi momentum penting bagi Kabupaten Gorontalo untuk memperkenalkan kekayaan wisata daerah.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) telah merekomendasikan lima destinasi unggulan yang patut dikunjungi selama berada di daerah tersebut.
Lima destinasi tersebut menggambarkan keberagaman daya tarik Gorontalo, mulai dari ikon modern, budaya, alam, hingga religi.
1. Menara Keagungan Limboto : Ikon Kebanggaan yang Mempesona di Malam Hari
Menara Keagungan Limboto menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Menara setinggi 65 meter ini berdiri megah di pusat Limboto dan dikenal sebagai replika menara Eiffel versi Gorontalo.
Menara ini terdiri dari lima lantai dengan kapasitas pengunjung yang bervariasi di setiap tingkatnya.
Saat malam hari, kemegahan menara semakin terpancar berkat ribuan lampu LED warna-warni yang menghiasi seluruh sisinya.
Dari puncak menara, pengunjung dapat menikmati panorama indah Kota Gorontalo dan kawasan sekitarnya.
Selain menjadi objek wisata favorit, kawasan ini juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran pelaku UMKM di sekitarnya.
2. Taman Budaya Limboto : Perpaduan Religi, Sejarah, dan Ruang Hijau
Berada di satu kawasan dengan Menara Keagungan, Taman Budaya Limboto menjadi ruang publik yang merepresentasikan filosofi Gorontalo, Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah.
Taman ini dibangun di atas lahan dua hektare dan dilengkapi beragam monumen bernuansa religius seperti replika Ka’bah dan Al-Qur’an besar.
Di sekelilingnya berdiri pula monumen para tokoh pahlawan dan mantan Bupati Gorontalo lengkap dengan biografi singkat mereka.
Selain nilai sejarah dan budaya, taman ini juga menjadi tempat bersantai dan berswafoto.
Di beberapa sudutnya terdapat gazebo serta area hijau dengan pepohonan rindang yang menciptakan suasana teduh di tengah kota.
3. Pentadio Resort : Wisata Legendaris di Tepi Danau Limboto
Pentadio Resort adalah destinasi wisata yang sudah lama dikenal masyarakat Gorontalo.
Berada di tepi Danau Limboto, kawasan ini menyajikan pemandangan alam yang sejuk dengan deretan pepohonan rindang.
Objek wisata ini menyediakan berbagai fasilitas seperti kolam renang, pemandian air panas, sauna, serta area bersantai terbuka.
Letaknya strategis, hanya sekitar delapan menit dari pusat pemerintahan Kabupaten Gorontalo dan tiga puluh menit dari pusat Kota Gorontalo.
Meski telah beroperasi sejak lama, Pentadio Resort tetap menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tenang dengan biaya terjangkau.
Keberadaan pedagang lokal di sekitar kawasan juga menambah semarak aktivitas wisata.
4. Villa Desaku: Wisata Air Modern di Desa Molowahu
Bagi pengunjung yang mencari suasana lebih santai dan kekinian, Villa Desaku di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, bisa menjadi pilihan.
Objek wisata ini berdiri sejak 2022 dan mengusung konsep pemandian keluarga dengan dua kolam utama untuk anak-anak dan dewasa.
Area wisata ini dilengkapi gazebo, aula terbuka, serta spot foto menarik yang banyak diminati pengunjung muda.
Suasananya semakin semarak dengan adanya lapak kuliner milik masyarakat sekitar yang menjual aneka makanan dan minuman khas.
Lokasinya mudah dijangkau, sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Gorontalo atau kurang dari satu jam perjalanan.
Tersedia pula fasilitas penginapan bagi wisatawan dari luar daerah yang ingin menikmati suasana malam di kawasan pedesaan yang tenang.
5. Desa Wisata Religi Bubohu Bongo : Kedamaian Spiritual di Tepi Laut
Sebagai penutup, Desa Wisata Religi Bubohu Bongo menawarkan pengalaman yang berbeda.
Terletak di Kecamatan Batudaa Pantai, desa ini menggabungkan keindahan alam pesisir dengan nuansa religius yang kuat.
Di sini, pengunjung akan disambut oleh kawanan burung merpati yang beterbangan bebas di sekitar kawasan pondok Walima, bangunan tradisional yang menjadi ikon desa.
Suasana damai dan sejuk membuat tempat ini cocok untuk refleksi diri dan mengenal budaya lokal.
Desa ini juga dikenal secara nasional setelah meraih Juara Dua Nasional kategori Desa Wisata Berkembang pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Bubohu Bongo telah berhasil menonjolkan potensi wisata berbasis religi dan kearifan lokal. (*)
(TribunGorontalo.com/ Herjianto Tangahu)
Peran Saka Nasional 2025
Peran Saka Nasional Gorontalo
Kabupaten Gorontalo
Destinasi Wisata
Wisata Kabupaten Gorontalo
| Ketua Kwarda Sulut Puji Gorontalo atas Suksesnya Peran Saka Nasional 2025 |
|
|---|
| Festival Kuliner dan Budaya Peran Saka Nasional di Gorontalo, Sofyan Puhi: Ajang Promosi Daerah |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Malam Ini Wamenhan Donny Ermawan Sambangi Peran Saka Nasional di Gorontalo |
|
|---|
| Sinar Monawara dari Papua Ikut Peran Saka Nasional di Gorontalo, Ingin Jadi Taruna Akpol |
|
|---|
| Sarah Amelia, Kontingen Sumatera Barat Bangga Kenalkan Budaya di Peran Saka Nasional 2025 Gorontalo |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.