Kamis, 26 Maret 2026

Peran Saka Nasional Gorontalo

5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Peserta Peran Saka Nasional 2025 di Kabupaten Gorontalo

Selain kegiatan kepramukaan, para peserta dari 34 provinsi juga berkesempatan menikmati keindahan alam dan pesona budaya di daerah tuan rumah.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto 5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Peserta Peran Saka Nasional 2025 di Kabupaten Gorontalo
TribunGorontalo.com/HerjiantoTangahu
PERAN SAKA - Potret Menara Limboto di Kabupaten Gorontalo yang menjadi salah satu tempat destinasi wisata yang wajib dikunjungi peserta Peran Saka Nasional 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kabupaten Gorontalo bersiap menyambut ribuan peserta Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025 yang digelar pada 2 – 9 November di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto.

Selain kegiatan kepramukaan berskala nasional, para peserta dari 34 provinsi juga berkesempatan menikmati keindahan alam dan pesona budaya di daerah tuan rumah.

Kehadiran ribuan peserta Peran Saka Nasional 2025 juga menjadi momentum penting bagi Kabupaten Gorontalo untuk memperkenalkan kekayaan wisata daerah. 

Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) telah merekomendasikan lima destinasi unggulan yang patut dikunjungi selama berada di daerah tersebut.

Lima destinasi tersebut menggambarkan keberagaman daya tarik Gorontalo, mulai dari ikon modern, budaya, alam, hingga religi.

1. Menara Keagungan Limboto : Ikon Kebanggaan yang Mempesona di Malam Hari

Potret Menara Limboto di malam hari. FOTO: Herjianto Tangahu
Potret Menara Limboto di malam hari. FOTO: Herjianto Tangahu (TribunGorontalo.com/HerjiantoTangahu)

Menara Keagungan Limboto menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Gorontalo

Menara setinggi 65 meter ini berdiri megah di pusat Limboto dan dikenal sebagai replika menara Eiffel versi Gorontalo.

Menara ini terdiri dari lima lantai dengan kapasitas pengunjung yang bervariasi di setiap tingkatnya. 

Saat malam hari, kemegahan menara semakin terpancar berkat ribuan lampu LED warna-warni yang menghiasi seluruh sisinya.

Dari puncak menara, pengunjung dapat menikmati panorama indah Kota Gorontalo dan kawasan sekitarnya. 

Selain menjadi objek wisata favorit, kawasan ini juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran pelaku UMKM di sekitarnya.

2. Taman Budaya Limboto : Perpaduan Religi, Sejarah, dan Ruang Hijau

Fasilitas Taman Budaya Limboto Gorontalo
Fasilitas Taman Budaya Limboto Gorontalo (TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU)

Berada di satu kawasan dengan Menara Keagungan, Taman Budaya Limboto menjadi ruang publik yang merepresentasikan filosofi Gorontalo, Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah.

Taman ini dibangun di atas lahan dua hektare dan dilengkapi beragam monumen bernuansa religius seperti replika Ka’bah dan Al-Qur’an besar. 

Di sekelilingnya berdiri pula monumen para tokoh pahlawan dan mantan Bupati Gorontalo lengkap dengan biografi singkat mereka.

Selain nilai sejarah dan budaya, taman ini juga menjadi tempat bersantai dan berswafoto. 

Di beberapa sudutnya terdapat gazebo serta area hijau dengan pepohonan rindang yang menciptakan suasana teduh di tengah kota.

3. Pentadio Resort : Wisata Legendaris di Tepi Danau Limboto

PENTADIO RESORT : Suasana di kolam pemandian wisata Pentadio Resort, Sabtu (3/5/2025). Pemkab Gorontalo rencana akan menggaet investor untuk mengelola wisata Pentadio Resort. FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
PENTADIO RESORT : Suasana di kolam pemandian wisata Pentadio Resort, Sabtu (3/5/2025). Pemkab Gorontalo rencana akan menggaet investor untuk mengelola wisata Pentadio Resort. FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com (FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com)

Pentadio Resort adalah destinasi wisata yang sudah lama dikenal masyarakat Gorontalo. 

Berada di tepi Danau Limboto, kawasan ini menyajikan pemandangan alam yang sejuk dengan deretan pepohonan rindang.

Objek wisata ini menyediakan berbagai fasilitas seperti kolam renang, pemandian air panas, sauna, serta area bersantai terbuka. 

Letaknya strategis, hanya sekitar delapan menit dari pusat pemerintahan Kabupaten Gorontalo dan tiga puluh menit dari pusat Kota Gorontalo.

Meski telah beroperasi sejak lama, Pentadio Resort tetap menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tenang dengan biaya terjangkau. 

Keberadaan pedagang lokal di sekitar kawasan juga menambah semarak aktivitas wisata.

4. Villa Desaku: Wisata Air Modern di Desa Molowahu

Wahana pemandian air, Wisata Vila Desaku, Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. 2024
Wahana pemandian air, Wisata Vila Desaku, Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. 2024 (FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com)

Bagi pengunjung yang mencari suasana lebih santai dan kekinian, Villa Desaku di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, bisa menjadi pilihan. 

Objek wisata ini berdiri sejak 2022 dan mengusung konsep pemandian keluarga dengan dua kolam utama untuk anak-anak dan dewasa.

Area wisata ini dilengkapi gazebo, aula terbuka, serta spot foto menarik yang banyak diminati pengunjung muda. 

Suasananya semakin semarak dengan adanya lapak kuliner milik masyarakat sekitar yang menjual aneka makanan dan minuman khas.

Lokasinya mudah dijangkau, sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Gorontalo atau kurang dari satu jam perjalanan. 

Tersedia pula fasilitas penginapan bagi wisatawan dari luar daerah yang ingin menikmati suasana malam di kawasan pedesaan yang tenang.

5. Desa Wisata Religi Bubohu Bongo : Kedamaian Spiritual di Tepi Laut

Wisata Religi Bubohu Gorontalo
Wisata Religi Bubohu Gorontalo (TribunGorontalo.com/Herjianto)

Sebagai penutup, Desa Wisata Religi Bubohu Bongo menawarkan pengalaman yang berbeda. 

Terletak di Kecamatan Batudaa Pantai, desa ini menggabungkan keindahan alam pesisir dengan nuansa religius yang kuat.

Di sini, pengunjung akan disambut oleh kawanan burung merpati yang beterbangan bebas di sekitar kawasan pondok Walima, bangunan tradisional yang menjadi ikon desa. 

Suasana damai dan sejuk membuat tempat ini cocok untuk refleksi diri dan mengenal budaya lokal.

Desa ini juga dikenal secara nasional setelah meraih Juara Dua Nasional kategori Desa Wisata Berkembang pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. 

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Bubohu Bongo telah berhasil menonjolkan potensi wisata berbasis religi dan kearifan lokal. (*)

 

 


(TribunGorontalo.com/ Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved