Penemuan Tengkorak di Gorontalo
Kades Tilote Gorontalo Angkat Bicara soal Penemuan Tengkorak, TKP Bukan Area Pemakaman
Penemuan tengkorak manusia di kawasan Danau Limboto, tepatnya di Desa Tilote, Kabupaten Gorontalo, pada Senin (20/10/2025)
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-Desa-Tilote-Burhanudin-Ismail.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Penemuan tengkorak manusia di kawasan Danau Limboto, tepatnya di Desa Tilote, Kabupaten Gorontalo, pada Senin (20/10/2025) pagi, menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Kepala Desa Tilote, Burhanudin Ismail, memastikan bahwa lokasi ditemukannya tengkorak itu bukan merupakan area pemakaman.
Ia mengungkapkan, setelah menerima kabar penemuan, ia segera menghubungi sejumlah tokoh tua di desa untuk memastikan apakah lokasi tersebut pernah digunakan sebagai tempat pemakaman lama.
“Menurut keterangan beliau, memang itu hanya kemungkinan, mungkin kuburan yang sudah lama,” kata Burhanudin saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Senin (20/10/2025).
Kades Tilote menegaskan bahwa berdasarkan pengetahuan dan catatan desa, area tersebut selama ini digunakan untuk lahan pertanian, bukan pekuburan.
“Yang jelas itu setahu kami, lahan pertanian,” tegasnya.
Ia menuturkan, dirinya menerima informasi mengenai penemuan tersebut sekitar pukul 10.00 Wita.
Tak menunggu lama, ia langsung menuju lokasi bersama Kapolsek Telaga dan Kasubsektor Tilango untuk memastikan kebenaran informasi di lapangan.
“Saya menerima informasi sekitar jam 10 dan langsung menyambangi lokasi bersama Kapolsek Telaga dengan Kasubsektor Tilango,” ungkapnya.
Burhanudin juga menjelaskan, pihak kepolisian sempat menanyakan apakah dalam beberapa tahun terakhir ada warga yang dilaporkan hilang atau meninggal di sekitar wilayah tersebut. Namun, ia memastikan bahwa selama tujuh tahun terakhir tidak pernah ada kejadian serupa.
“Tujuh tahun terakhir ini tidak ada kejadian-kejadian seperti orang hilang atau suatu pembunuhan,” ujar Burhanudin.
Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa, Burhanudin mengaku telah berkoordinasi dengan Polsek Telaga untuk penanganan lebih lanjut.
Ia berharap proses penyelidikan dapat mengungkap identitas korban serta asal-usul tengkorak yang ditemukan..
Penjelasan polisi
Sementara itu, Kapolsek Telaga, Iptu Fredy Yasin, membenarkan adanya temuan tengkorak di kawasan Danau Limboto, tepatnya di Desa Tilote, Kabupaten Gorontalo, pada Senin (20/10/2025) pagi.
Penemuan ini sontak menjadi perhatian publik karena lokasinya berada tidak jauh dari permukiman warga.
Kapolsek menjelaskan bahwa laporan pertama diterima oleh anggota Polsek yang bertugas di Subsektor Tilango sekitar pukul 08.00 Wita.
“Setelah menerima laporan, saya bersama Pak Wakapolsek, Kanit Reskrim, dan beberapa anggota langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan,” ungkap Iptu Fredy kepada TribunGorontalo.com saat ditemui di kantornya.
Menurutnya, lokasi penemuan bukan di belakang rumah warga, melainkan masih berada di kawasan lahan pertanian yang berbatasan dengan area rawa-rawa Danau Limboto.
"Yang ditemukan warga itu tengkorak kepala, diduga tulang leher atau bagian lain yang belum bisa dipastikan. Saat ini sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Begitu tiba di lokasi, pihak Polsek Telaga langsung mengundang Kepala Desa setempat untuk memastikan apakah dalam beberapa waktu terakhir ada laporan warga yang hilang.
Baca juga: Cerita Ridwan Ayahu Pria Gorontalo yang Temukan Tengkorak saat Gali Sumur
“Kami sempat berkoordinasi dengan kepala desa. Berdasarkan keterangan beliau, selama tujuh tahun menjabat tidak pernah ada warga yang dilaporkan hilang,” jelas Iptu Fredy.
Selain itu, polisi juga menanyakan kepada seorang warga tua berusia sekitar 88 tahun yang sudah lama tinggal di kawasan tersebut, untuk mencari tahu apakah area itu pernah menjadi lahan pemakaman lama atau lokasi dengan sejarah tertentu.
“Kami sempat menanyakan apakah mungkin itu bekas kuburan lama atau ada hal lain yang bisa menjadi petunjuk. Tapi sejauh ini belum ada keterangan yang mengarah ke sana,” kata Kapolsek.
Hingga kini, polisi belum dapat memastikan identitas dari tengkorak tersebut. Proses penyelidikan dan identifikasi masih terus dilakukan dengan melibatkan pihak medis serta Inafis Polres Gorontalo.
“Kita masih menelusuri kemungkinan lain. Mudah-mudahan ke depan ada petunjuk tambahan yang bisa membantu mengungkap identitasnya,” ujar Iptu Fredy.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum jelas terkait penemuan ini.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.