Festival Walima Gorontalo
Filosofi Kue Kolombeng, Kudapan Pelengkap Perayaan Maulid Nabi di Gorontalo
Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gorontalo, masyarakat selalu merayakannya dengan tradisi unik bernama Walima atau Tolangga.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kue-kolombeng-di-Masjid-At-Taqwa-Desa-Bongo.jpg)
Walima tahun ini berlangsung aman dan meriah, bahkan dibawakan oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, yang turut serta membersamai masyarakat dalam momentum keagamaan tersebut.
Meski suasana sempat padat oleh ratusan pengunjung dari berbagai daerah, semangat kebersamaan dan silaturahmi semakin terasa hangat.
Bagi masyarakat Gorontalo, khususnya Desa Bongo, Kue Kolombengi bukan sekedar hidangan, melainkan simbol persatuan hati dan pikiran dalam mencintai Rasulullah.
Filosofi inilah yang membuat tradisi Walima tetap lestari dan diwariskan dari generasi ke generasi.
(tribungorontalo.com/ht)