Pemkab Gorontalo
Pemkab Gorontalo Siapkan Anggaran Perbaikan SMPN 1 Tilango Pascainsiden Pohon Tumbang
Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera menindaklanjuti insiden pohon besar yang tumbang dan menimpa dua ruang kelas di SMP Negeri 1 Tilango
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-ruang-kelas-di-SMPN-1-Tilango.jpg)
Pihak sekolah berharap supaya ada penanganan. Justru pohon-pohon kelapa ini yang menjadi kekhawatiran kami," ungkapnya.
Pasca-insiden, kondisi siswa perlahan membaik. Dari 12 siswa yang dirawat, tujuh di antaranya sudah kembali ke sekolah, sementara lima lainnya masih menjalani perawatan di Puskesmas Tilango.
"Mereka baik-baik saja, cuma tadi tetap dibawa ke puskesmas, karena di sana sudah disiapkan Pemda dokter psikolog," kata Sutirman.
Layanan psikolog ini diberikan untuk membantu memulihkan trauma mental yang dialami siswa.
Namun, seorang guru matematika mengalami kondisi lebih serius. Ia tertimpa plafon saat mengajar dan kini masih dirawat intensif di rumah sakit sambil menunggu hasil CT scan.
"Kondisinya kepalanya agak sakit," ujar Sutirman.
Ia menduga posisi sang guru saat mengajar membuatnya menjadi satu-satunya yang tertimpa plafon.
"Plafonnya itu menimpa dia semua, sehingga anak-anak terbebas dari plafon," tuturnya.
Meski menghadapi tantangan ini, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar tetap berjalan dengan adaptasi ruang dan dukungan psikologis bagi para siswa.
(tribungorontalo.com/ht)