Pemkab Gorontalo
Wabup Gorontalo Tinjau Lokasi Peran Saka Nasional 2025, Penerangan dan Kondisi Lahan Jadi Sorotan
Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, bersama Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, meninjau Bumi Perkemahan Bongohulawa
Penulis: Fadri Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Gorontalo-Tonny-Junus-saat-meninjau-Bumi-Perkemahan.jpg)
Sehari sebelumnya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi telah mengadakan rapat persiapan di Ruang Dulohupa, Selasa (2/9/2025).
Dalam rapat tersebut, ia mengimbau seluruh OPD dan tokoh pramuka untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara.
"Ini momentum berharga sekaligus motivasi bagi kita. Sebagai Kabupaten Gorontalo, kita harus benar-benar siap dan memberikan kesan terbaik sebagai tuan rumah," ungkap Bupati Sofyan Puhi.
Agenda ini dihadiri oleh Wabup, Sekda, dan jajaran pemerintah daerah lainnya.
Mengenal Peran Saka
Melansir dari pramuka.or.id, Peran Saka merupakan singkatan dari Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka.
Peran Saka ditandai kegiatan perkemahan besar yang menjadi ajang pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega yang menjadi anggota Satuan Karya (Saka).
Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wadah untuk meningkatkan daya saing, menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing, serta melatih kemampuan dan pengetahuan dalam berbagai bidang yang spesifik sesuai dengan Satuan Karya masing-masing.
Pengertian Satuan Karya Pramuka (Saka)
Satuan Karya Pramuka atau Saka adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang-bidang tertentu.
Saka berfungsi sebagai organisasi pendukung yang melekat pada Kwartir Pramuka, dengan fokus utama pada pembinaan kecakapan hidup dan kompetensi.
Melalui kegiatan Saka, Pramuka Penegak dan Pandega dibina untuk:
Menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis
Para anggota Saka dilatih untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni, serta keahlian fungsional yang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuannya adalah agar mereka bisa hidup mandiri di masa depan.
Membangun karakter dan jiwa sosial
Anggota Saka didorong untuk mengembangkan jiwa kerelawanan, kewirausahaan, profesionalisme, dan etika.
Hal ini bertujuan agar mereka menjadi warga negara yang aktif, mampu mengabdi pada masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan bekerja secara profesional sesuai keahliannya.