Rabu, 25 Maret 2026

Pemkab Gorontalo

Wabup Gorontalo Tinjau Lokasi Peran Saka Nasional 2025, Penerangan dan Kondisi Lahan Jadi Sorotan

Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, bersama Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, meninjau Bumi Perkemahan Bongohulawa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fadri Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Wabup Gorontalo Tinjau Lokasi Peran Saka Nasional 2025, Penerangan dan Kondisi Lahan Jadi Sorotan
TribunGorontalo.com/Jil
PERAN SAKA -- Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus (mengenakan topi hitam) saat meninjau Bumi Perkemahan Bongohulawa, pada Rabu (3/9/2025). Wabup menyoroti beberapa aspek penunjang kegiatan Peran Saka Nasional 2025. 

Sehari sebelumnya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi telah mengadakan rapat persiapan di Ruang Dulohupa, Selasa (2/9/2025). 

Dalam rapat tersebut, ia mengimbau seluruh OPD dan tokoh pramuka untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara.

"Ini momentum berharga sekaligus motivasi bagi kita. Sebagai Kabupaten Gorontalo, kita harus benar-benar siap dan memberikan kesan terbaik sebagai tuan rumah," ungkap Bupati Sofyan Puhi.

Agenda ini dihadiri oleh Wabup, Sekda, dan jajaran pemerintah daerah lainnya.

Mengenal Peran Saka

Melansir dari pramuka.or.id, Peran Saka merupakan singkatan dari Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka.

Peran Saka ditandai kegiatan perkemahan besar yang menjadi ajang pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega yang menjadi anggota Satuan Karya (Saka). 

Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wadah untuk meningkatkan daya saing, menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing, serta melatih kemampuan dan pengetahuan dalam berbagai bidang yang spesifik sesuai dengan Satuan Karya masing-masing. 

Pengertian Satuan Karya Pramuka (Saka)

Satuan Karya Pramuka atau Saka adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang-bidang tertentu. 

Saka berfungsi sebagai organisasi pendukung yang melekat pada Kwartir Pramuka, dengan fokus utama pada pembinaan kecakapan hidup dan kompetensi.

Melalui kegiatan Saka, Pramuka Penegak dan Pandega dibina untuk:

Menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis

Para anggota Saka dilatih untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni, serta keahlian fungsional yang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuannya adalah agar mereka bisa hidup mandiri di masa depan.

Membangun karakter dan jiwa sosial

Anggota Saka didorong untuk mengembangkan jiwa kerelawanan, kewirausahaan, profesionalisme, dan etika. 

Hal ini bertujuan agar mereka menjadi warga negara yang aktif, mampu mengabdi pada masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan bekerja secara profesional sesuai keahliannya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved