Demo Mahasiswa Gorontalo
Beberapa Mahasiswa Dipulangkan setelah Dimintai Keterangan Polda Gorontalo
Belasan mahasiswa yang sempat diamankan polisi akhirnya dipulangkan setelah menjalani pembinaan di Polda Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Arif-Bina-saat-digandeng-oleh-aparat-kepolisian.jpg)
Kehadiran ratusan mahasiswa di Simpang Lima Telaga menandai eskalasi baru dari gerakan Cipayung Plus Gorontalo.
Titik ini menjadi simbol tekanan mahasiswa terhadap pemerintah daerah agar segera merespons tuntutan mereka.
Awalnya, unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus Gorontalo di Perlimaan Telaga berlangsung damai.
Namun, situasi berubah tegang saat hari mulai gelap. Massa aksi menolak membubarkan diri dan terlibat bentrok dengan aparat.
Kericuhan terjadi ketika sejumlah pengunjuk rasa mulai melempar batu ke arah barikade polisi.
Aparat pun merespons dengan mengerahkan kendaraan water canon untuk memukul mundur massa.
Aksi saling kejar pun tak terhindarkan, polisi sontak mengejar mahasiswa yang diduga menjadi biang kerok kericuhan.
Beberapa mahasiswa berhasil diamankan dan langsung dibawa ke kantor polisi.
(TribunGorontalo.com/Tim Redaksi)