Demo Mahasiswa Gorontalo
Gubernur hingga Kapolda Gorontalo Duduk Bersama Massa Aksi di Bundaran Saronde
Keempat pejabat tinggi ini hadir di tengah kerumunan dan duduk bersila di jalan raya. Mereka berada di tengah-tengah lingkaran massa.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pejabat-daerah-duduk-bersama-massa-aksi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syaidah, Ketua DPRD Thomas Mopili, dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo menemui massa aksi di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo.
Keempat pejabat tinggi ini hadir di tengah kerumunan dan duduk bersila di jalan raya. Mereka berada di tengah-tengah lingkaran massa.
Awalnya, sempat terjadi lobi antara koordinator aksi dan Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Suryono, di pinggir area demonstrasi.
Diskusi itu membahas teknis pertemuan, mengingat massa yang sangat besar dan situasi di lapangan mulai memanas.
Unjuk rasa ini diselenggarakan oleh Aliansi Merah Maron, yang sebagian besar anggotanya adalah mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Bundaran Saronde dipilih sebagai lokasi strategis untuk menyuarakan tuntutan mereka, karena dianggap sebagai jantung Kota Gorontalo.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, berjanji akan mengawal langsung surat tuntutan mahasiswa ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
"Saya menyatakan siap memberikan surat pengantar dengan lampiran tuntutan mahasiswa dan akan memberikan surat pengantar khusus kepada Kemendagri," ujarnya.
Ia juga menegaskan akan mengantarkan langsung surat tersebut hingga bertemu dengan pihak Kemendagri.
"Saya akan mengantar langsung surat itu ke Kemendagri yang akan Anda saksikan seluruh rakyat Gorontalo," jelasnya.
Gusnar juga menyatakan akan menunggu tindak lanjut dari Kemendagri dan Presiden.
"Kita siap menantikan apa tindak lanjut yang akan diambil Kemendagri dan Bapak Presiden RI, Prabowo," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Idah Syaidah menuturkan dukungannya terhadap aspirasi mahasiswa sebagai representasi rakyat Gorontalo. Ia menyarankan agar ada perwakilan mahasiswa yang ikut mendampingi Gubernur ke Jakarta.
"Pak Gubernur, saya mohon kiranya ada keterwakilan mahasiswa yang mendampingi bapak di Jakarta," jelasnya.
Menurutnya, hal ini penting agar mahasiswa dapat menyaksikan langsung kerja pemerintah. "Agar kalian yakin, kalian saksikan langsung kerja kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syaidah," terangnya.