Berita Internasional
AS Hujani ISIS dengan Serangan Besar di Suriah, Lebih 70 Target Dihantam
Amerika Serikat melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap kelompok teroris ISIS di wilayah Suriah tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/AMERIKA-SERANG-ISIS-Helikopter-terbang-rendah-dalam-momen.jpg)
Operasi tersebut turut didukung oleh jet tempur milik Yordania yang terlibat langsung dalam misi penyerangan.
Seorang pejabat Amerika mengungkapkan bahwa operasi ini melibatkan jet tempur F-15 dan A-10, helikopter serang Apache, serta sistem roket HIMARS untuk menyerang target darat secara presisi.
Di sisi lain, pemerintah Suriah menegaskan komitmennya untuk terus memerangi ISIS.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Suriah menyatakan akan memastikan kelompok tersebut tidak memiliki “tempat aman” di wilayahnya.
Serangan besar ini terjadi setelah insiden mematikan di kota Palmyra, Suriah tengah.
Dua tentara Angkatan Darat AS dan seorang penerjemah sipil dilaporkan tewas dalam serangan terhadap konvoi pasukan Amerika dan Suriah. Tiga tentara AS lainnya mengalami luka-luka.
Militer AS menyebut pelaku serangan berhasil dilumpuhkan di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengidentifikasi penyerang sebagai anggota pasukan keamanan Suriah yang diduga memiliki simpati terhadap ISIS.
Hingga kini, sekitar 1.000 personel militer Amerika Serikat masih ditempatkan di Suriah, dengan mandat utama memburu sisa-sisa jaringan ISIS dan menjaga stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
(*)