Pembunuhan di Gorontalo Utara
Pelaku Pembunuhan di Gorontalo Utara Diduga Bersembunyi di Hutan, Polisi Terus Lakukan Pencarian
Polres Gorontalo Utara terus memburu SN (50), pelaku pembunuhan IH (41), yang diduga kabur dan bersembunyi di kawasan hutan Sumalata.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pencarian-suami-yang-bunuh-istri.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo --- Polres Gorontalo Utara terus melakukan pencarian terhadap pelaku pembunuhan IH (41).
Pelaku berinisial SN (50) diduga kuat melarikan diri ke dalam hutan setelah melancarkan aksinya.
Saat dihubungi TribunGorontalo.com, Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) AKP Muhammad Arianto yang memimpin langsung tim pencarian mengatakan upaya pengejaran masih berlangsung di kawasan pegunungan.
"Saat ini masih dalam pencarian, kami lagi istirahat di gunung," ujar Adrianto kepada TribunGorontalo.com Sabtu (6/9/2025).
Arianto menambahkan, pelaku diduga masih berada di sekitar kawasan hutan lindung Sumalata sehingga pencarian terus diperluas.
Ia pun berharap SN segera ditemukan agar kasus ini bisa cepat dituntaskan.
Baca juga: Warga Desa Ulapato B Gorontalo Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak Demi Akses Antar Desa
Sebelumnya, seorang pria berinisial SN (50) tega menikam istrinya, IH (41), hingga tewas di Desa Mebongo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara.
Menurut Banit Reskrim Polsek Sumalata, Brigpol Syahril Kamasi, berdasarkan keterangan saksi-saksi, pelaku SN diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat mendapati korban melakukan panggilan video dengan seorang pria.
"Saat suaminya sedang berkumpul dengan teman-temannya sambil mengonsumsi miras, istrinya sedang melakukan panggilan video (video call/VC) dengan pria selingkuhannya di sebuah rumah makan," ungkap Syahril kepada TribunGorontalo, Kamis (4/9/2025).
Pada saat kejadian, korban masih melanjutkan panggilan video tersebut. Saat kejadian, korban masih melanjutkan panggilan tersebut.
Baca juga: Inilah Hak dan Kewajiban PPPK Paruh Waktu 2025 yang Penting Dipahami Honorer Sebelum Bertugas
Tanpa disadari, pelaku SN yang sudah dalam kondisi mabuk tiba-tiba datang.
Korban kaget dan berusaha menutup panggilan, namun ternyata hanya mengunci layar ponselnya.
Melihat hal itu, pelaku SN langsung mengambil pisau dapur yang ada di rumah makan tersebut dan menusuk korban hingga tewas.
"Pisau yang digunakan adalah pisau dapur yang biasa dipakai untuk pekerjaan di rumah makan," jelas Syahril.
Brigpol Syahril menambahkan bahwa motif pembunuhan ini dipicu rasa cemburu, ditambah pelaku berada di bawah pengaruh miras.
Kasus ini kini ditangani oleh Polres Gorontalo Utara.
Korban diketahui meninggalkan dua anak, satu sudah lulus SMA dan satunya masih duduk di bangku SMA.
(TribunGorontalo.com/Efriet Mukmin)