Selasa, 12 Mei 2026

Iduladha Gorontalo 2026

Ketua DPRD Bone Bolango Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat Jelang Iduladha 2026

Faisal Yunus, meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ketua DPRD Bone Bolango Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat Jelang Iduladha 2026
TribunGorontalo.com
STOK SAPI KURBAN - Sapi Kurban di GorontalO. Pemerintah minta pengawasan ketat. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Bone Bolango, Faisal Yunus, meminta pemerintah memperketat pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 2026.
  • Selain pengawasan ternak, pemerintah daerah juga diminta menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memperbanyak pasar murah.
  • Aktivitas penjualan sapi mulai meningkat di sejumlah wilayah Gorontalo, termasuk Bone Bolango dan Kota Gorontalo.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ketua DPRD Kabupaten Bone Bolango, Faisal Yunus, meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Permintaan tersebut disampaikan Faisal saat diwawancarai, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban perlu dilakukan secara maksimal agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan untuk kebutuhan Iduladha.

Baca juga: SPMB Kota Gorontalo 2026 Tetap Online, Calon Siswa SMP Wajib Bisa Mengaji

Ia mengatakan aktivitas penjualan ternak biasanya mulai meningkat menjelang hari raya, baik di Bone Bolango maupun wilayah Gorontalo lainnya.

Karena itu, pemerintah daerah melalui instansi terkait diminta aktif melakukan pengawasan di lapangan.

“Yang paling penting menjelang Iduladha ini adalah pengawasan terhadap hewan kurban. Pemeriksaan kesehatan harus diperketat supaya masyarakat merasa aman,” ujar Faisal Yunus.

DPRD--Ketua DPRD Bone Bolango, Gorontalo Faisal Yunus saat diwawancarai, Senin (6/4/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga.
DPRD--Ketua DPRD Bone Bolango, Gorontalo Faisal Yunus saat diwawancarai, Senin (6/4/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. (TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Politisi Partai NasDem itu menilai kesehatan hewan kurban menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan keamanan konsumsi masyarakat.

Menurutnya, hewan yang diperjualbelikan harus dipastikan sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syarat untuk dikurbankan.

Faisal juga meminta pemerintah daerah melibatkan dokter hewan dan petugas kesehatan hewan untuk melakukan pemeriksaan rutin di lokasi penjualan ternak.

Selain itu, distribusi ternak dari luar daerah juga perlu diawasi agar tidak ada hewan sakit yang masuk ke wilayah Bone Bolango.

“Jangan sampai ada hewan yang tidak layak justru beredar di masyarakat. Ini harus diawasi dari awal,” katanya.

Selain pengawasan hewan kurban, DPRD Bone Bolango juga menyoroti stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Iduladha.

Faisal menyebut kenaikan harga bahan pokok hampir selalu terjadi saat mendekati hari besar keagamaan. Karena itu, pemerintah diminta segera melakukan langkah antisipasi agar harga tetap terkendali.

“Kita berharap ada pengendalian harga di pasar. Jangan sampai menjelang Iduladha harga kebutuhan masyarakat justru melonjak,” ujarnya.

Menurut Faisal, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk menaikkan harga barang di pasaran.

Ia meminta pemerintah daerah rutin memantau harga di pasar tradisional maupun pusat perdagangan lainnya serta memastikan stok bahan pokok tetap aman.

“Kalau stok aman dan pengawasan berjalan, harga bisa lebih terkendali,” jelasnya.

Selain pengawasan harga, Faisal juga mendorong pemerintah daerah memperbanyak kegiatan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Kegiatan pasar murah harus diperbanyak supaya masyarakat bisa terbantu,” katanya.

Ia menilai pasar murah menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

Faisal juga mengimbau masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban dengan memastikan kondisi fisik hewan dalam keadaan sehat.

Ia menyarankan warga membeli hewan kurban di tempat penjualan yang telah mendapatkan pemeriksaan dari petugas kesehatan hewan.

“Kalau masyarakat juga ikut memperhatikan kondisi hewan, tentu ini akan membantu pengawasan,” ujarnya.

Menjelang Iduladha 2026, aktivitas penjualan ternak mulai terlihat meningkat di sejumlah wilayah Gorontalo.

Pantauan Tribun Gorontalo di Kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango, sejumlah sapi mulai dipajang di halaman rumah untuk dijual kepada masyarakat yang akan berkurban.

Kondisi serupa juga terlihat di Kota Gorontalo, termasuk di wilayah Kecamatan Sipatana. Sejumlah sapi tampak berada di area penjualan maupun tempat pemotongan hewan.

Ukuran sapi yang dijual pun beragam, mulai dari ukuran kecil hingga besar, dengan harga yang bervariasi. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved