Senin, 30 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

Kronologi Lengkap Kebakaran Bengkel Motor di Bone Raya Gorontalo, Warga Dengar Suara Dentuman

Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sepeda motor di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kronologi Lengkap Kebakaran Bengkel Motor di Bone Raya Gorontalo, Warga Dengar Suara Dentuman
Istimewa
KEBAKARAN BENGKEL -- Sejumlah warga mengamati bekas bengkel motor yang ludes terbakar. Kebakaran bengkel terjadi di Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (29/3/2026). (Sumber foto: Damkar Bone Bolango) 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel motor milik Poni Maniabaa (63) di Desa Pelita Jaya, Bone Raya, Bone Bolango pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 05.19 Wita, tepat saat azan subuh
  • Banyaknya material mudah terbakar seperti oli, bensin, dan cat pilox memicu rentetan ledakan dan membuat api cepat membesar
  • Api berhasil dipadamkan warga bersama aparat kepolisian pada pukul 08.17 Wita. Tidak ada korban jiwa, namun seluruh isi bengkel dan sejumlah uang tunai hangus terbakar

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sepeda motor di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, pada Minggu pagi (29/3/2026).

Insiden ini terjadi tepat saat azan subuh berkumandang, yakni sekitar pukul 05.19 Wita. Sebagian besar warga masih terlelap atau bersiap melaksanakan ibadah.

Suasana tenang di pemukiman padat tersebut mendadak berubah menjadi mencekam ketika suara dentuman keras memecah kesunyian dari arah bangunan bengkel.

Seorang warga setempat, Hengky Adju, yang saat itu sedang berada di masjid untuk menunaikan salat subuh, mengaku mendengar suara ledakan tersebut dengan jelas.

Awalnya, Hengky dan jamaah lain tidak menaruh curiga yang berlebihan karena mengira suara itu hanyalah bunyi petasan yang dimainkan anak-anak.

Namun, prasangka tersebut seketika sirna saat Hengky menerima telepon darurat sesaat setelah menyelesaikan salatnya.

Kabar melalui sambungan telepon itu memastikan bahwa sebuah bangunan di lingkungan mereka telah dilalap si jago merah.

Hengky segera berlari menuju titik api yang berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya untuk memberikan bantuan.

Di lokasi lain, Yusuf Pakaya (42), saksi mata yang rumahnya berada tepat di depan bengkel, menjadi orang pertama yang menyadari adanya kobaran api.

Yusuf terbangun dari tidurnya karena mendengar kegaduhan dan suara material terbakar yang berasal dari bangunan di seberang jalannya.

Begitu membuka pintu, ia mendapati gumpalan asap tebal sudah membumbung tinggi dari bagian belakang bengkel milik Poni Maniabaa (63).

Melihat api yang mulai menjalar ke bagian atap, Yusuf langsung berteriak sekuat tenaga untuk membangunkan warga sekitar agar segera menjauh dari lokasi.

Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo, mengonfirmasi bahwa saat kejadian, bengkel tersebut memang dalam keadaan kosong tanpa penjagaan.

Diketahui, sang pemilik bengkel, Poni, telah meninggalkan lokasi sejak Sabtu malam (28/3/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Poni bertolak menuju Kota Gorontalo dengan tujuan menjemput istrinya, sehingga tidak ada satu pun orang yang berada di dalam bangunan saat api muncul.

Berdasarkan laporan di lapangan, titik awal api diduga kuat berasal dari area belakang bangunan permanen berdinding batako tersebut.

Karena material di dalam bengkel didominasi barang yang mudah terbakar, api dengan sangat cepat bermutasi menjadi kobaran yang sulit dikendalikan.

Terdapat banyak stok onderdil motor, kaleng cat pilox, hingga cairan pelumas atau oli yang memicu api semakin garang melahap seluruh ruangan.

Selain itu, keberadaan bensin di dalam area bengkel juga disinyalir menjadi penyebab terdengarnya suara ledakan berkali-kali selama kebakaran berlangsung.

Kepanikan warga semakin memuncak mengingat jarak antar bangunan di wilayah tersebut sangat rapat, hanya berkisar satu hingga dua meter saja.

Upaya Pemadaman Mandiri dan Kendala Minimnya Sumber Air 

KEBAKARAN BENGKEL -- Kolase tangkapan layar di bengkel onderdil motor di Desa Pelita Jaya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (Sumber Foto: Hengky Adju)
KEBAKARAN BENGKEL -- Kolase tangkapan layar di bengkel onderdil motor di Desa Pelita Jaya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (Sumber Foto: Hengky Adju)

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Bengkel Motor di Pelita Jaya Bone Bolango Gorontalo

Warga yang mulai berkumpul di lokasi segera berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan gayung.

Langkah darurat pertama yang diambil adalah memutus aliran listrik di sekitar area terdampak guna mencegah korsleting yang lebih luas.

Namun, upaya memadamkan api secara manual tersebut menghadapi kendala besar karena sulitnya mendapatkan pasokan air yang memadai.

Hengky Adju menuturkan betapa sulitnya warga mencari sumber air di sekitar lokasi saat kobaran api sudah mencapai puncaknya.

Meski demikian, warga tetap bahu-membahu menyiramkan air dari rumah-rumah terdekat agar api tidak merembet ke rumah utama yang berada di belakang bengkel.

Sekitar pukul 06.00 Wita, aparat dari Polsek Bone Raya tiba di lokasi untuk membantu mengamankan situasi dan ikut serta dalam proses pemadaman.

Kerja sama antara masyarakat dan petugas kepolisian terus berlangsung di tengah kepulan asap hitam yang masih pekat menyelimuti Desa Pelita Jaya.

Butuh waktu hampir tiga jam bagi tim gabungan dan warga untuk benar-benar memastikan api telah padam sepenuhnya.

Tepat pada pukul 08.17 Wita, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan, menyisakan puing-puing bangunan yang menghitam.

Setelah api padam, terlihat seluruh peralatan bengkel, mesin, hingga stok suku cadang motor tidak ada yang berhasil diselamatkan.

Selain kerugian pada fisik bangunan dan onderdil, Poni Maniabaa juga melaporkan kehilangan sejumlah uang tunai yang disimpan di dalam bengkel tersebut.

BPBD Kabupaten Bone Bolango menaksir total kerugian material akibat musibah ini mencapai angka kurang lebih Rp100 juta. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved