Kamis, 26 Maret 2026

Kecelakaan di Gorontalo

Usai Kecelakaan Maut, Camat Bonepantai Soroti Bahaya Jembatan Bilolantunga Gorontalo

Kecelakaan maut di jembatan Desa Bilolantunga, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo pada Selasa (24/3/2026) sore

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Usai Kecelakaan Maut, Camat Bonepantai Soroti Bahaya Jembatan Bilolantunga Gorontalo
Kolase TribunGorontalo.com
KECELAKAAN MAUT -- Kolase kecelakaan kendaraan bermotor di pesisir Gorontalo tepatnya di Bone Bolango pesisir. Seorang pria asal Sulut meninggal di tempat, Selasa (24/3/2026). 

Kewaspadaan harus ditingkatkan berkali-kali lipat, terutama saat mulai mendekati area jembatan yang sempit seperti di Bilolantunga. Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit bahwa infrastruktur yang ada harus dibarengi dengan etika berkendara yang mengutamakan keselamatan.

Baca juga: Polisi Gorontalo Selidiki Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Maut di Jembatan Bilolantunga

Penanganan Hukum dan Identifikasi Korban

KECELAKAAN MAUT -- Sepeda motor hancur usai menabrak truk di Desa Bilolantunga, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (24/3/2026) sore. Pria pengendara motor tewas di lokasi kejadian.
KECELAKAAN MAUT -- Sepeda motor hancur usai menabrak truk di Desa Bilolantunga, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (24/3/2026) sore. Pria pengendara motor tewas di lokasi kejadian.  (Facebook warga)

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kapolsek Bone Raya, IPDA Frangki Taroreh, juga telah memberikan konfirmasi resmi terkait kronologi penanganan. IPDA Frangki membenarkan bahwa personelnya telah bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan tindakan awal guna mengamankan arus lalu lintas.

Lokasi spesifik kejadian memang berada di area jembatan yang merupakan titik perbatasan krusial antara Kecamatan Bone dan Kecamatan Bone Raya.

“Sekitar pukul lima sore kemarin, kejadiannya di wilayah antara Bone dan Bone Raya, tepatnya di area jembatan,” ungkap IPDA Frangki melalui pesan singkat.

Karena Polsek Bone Raya tidak memiliki unit khusus Laka Lantas, proses identifikasi teknis dilakukan secara kolaboratif bersama Polsek Bone. Unit Laka Lantas dari Polsek Bone segera merapat ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam.

Kewenangan olah TKP sepenuhnya diambil alih oleh Unit Laka Polsek Bone yang memiliki kompetensi teknis di bidang kecelakaan lalu lintas. Sedangkan personel dari Polsek Bone Raya memberikan dukungan penuh dalam pengamanan aset dan barang bukti di sekitar jembatan.

“Kami dari Bone Raya fokus pada pengamanan barang bukti agar tidak hilang atau mengganggu arus lalu lintas di jembatan tersebut,” tambah Frangki. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk keperluan visum.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian serta memberikan penghormatan kepada jenazah sebelum dipulangkan ke keluarga. Kasus kecelakaan maut yang menyorot kondisi jembatan ini pun kini telah dilimpahkan ke tingkat yang lebih tinggi untuk penyidikan mendalam.

Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bone Bolango kini memegang kendali penuh atas penyelidikan kasus tabrakan truk LPG dan motor matic ini. Identitas korban sendiri akhirnya berhasil terungkap setelah sempat menjadi tanda tanya karena ketiadaan kartu identitas di lokasi.

Korban diketahui bernama Masdar Gilano, seorang pemuda berusia 18 tahun yang tercatat sebagai warga Desa Pinolantungan, Kabupaten Bolsel.

Pihak keluarga, melalui kakak korban yakni Mirna Gilano, telah mengonfirmasi kebenaran identitas adiknya setelah melihat foto-foto yang beredar. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved