Pemkab Bone Bolango
Pemkab Bone Bolango Gorontalo Uji Coba WFA Setiap Jumat, Efisiensi BBM dan Listrik Target Utama
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, mulai menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pegawai-di-Pemkab-Bone-Bolango-masuk-kantor.jpg)
“Yang paling utama adalah bagaimana kita mengontrol dan memantau agar ASN tetap bekerja,” katanya.
Untuk itu, pemerintah daerah menyiapkan rambu-rambu teknis sebagai pedoman bagi setiap OPD. Selain itu, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi syarat utama keberhasilan kebijakan ini.
“SPBE harus sudah jalan. Jadi pekerjaan, khususnya yang sifatnya administrasi, bisa dilakukan dari mana saja,” jelasnya.
Target Efisiensi Operasional
Salah satu target utama dari kebijakan WFA adalah menekan biaya operasional, termasuk penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), listrik, dan air. Namun, Iwan menyebut pengukuran dampak efisiensi tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
“Ini prosesnya panjang. Kita tidak bisa hanya menghitung satu atau dua bulan. Apakah efisiensi operasional kantor termasuk BBM, listrik, dan air benar-benar tercapai, itu nanti kita lihat,” ujarnya.
Menariknya, Pemkab Bone Bolango juga mempertimbangkan dampak kebijakan WFA terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar kantor.
“Kalau ASN tidak ke kantor, kantin bisa tutup, mobilitas bentor berkurang. Ini juga jadi pertimbangan. Oleh karena itu, pengaduan dan saran dari masyarakat sangat penting untuk kita dengar,” tutup Iwan.
Hasil evaluasi tiga bulan pertama akan menjadi dasar bagi Pemkab Bone Bolango untuk menentukan apakah kebijakan WFA ini akan dilanjutkan, diperbaiki, atau didesain ulang. (***)