Selasa, 17 Maret 2026

Tumbilotohe Gorontalo

Ratusan Lampu Botol Terangi Tilongkabila Gorontalo, Warga Nostalgia ke Masa Lalu

Suasana malam Tumbilotohe di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, terasa berbeda tahun ini.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ratusan Lampu Botol Terangi Tilongkabila Gorontalo, Warga Nostalgia ke Masa Lalu
TribunGorontalo.com
TRADISI TUMBILOTOHE — Potret warga memasang lampu di Desa Tunggulo, Desa Tunggulo Selatan, Senin malam (16/3/2026). Warga bernostalgia melalui tradisi Tumbilotohe. (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) 

“Ada masyarakat yang ikut membantu, ada yang memberi sumbangan uang, ada juga yang memberi rokok untuk anak-anak yang bekerja,” ungkapnya.

Lanto berharap tradisi Tumbilotohe tetap dipertahankan oleh generasi muda di masa mendatang.

“Yang penting tradisi ini tetap ada dan tidak hilang, karena tujuan kami agar sejarah tidak hilang ditelan zaman,” pungkasnya. 

Baca juga: Momen Tumbilotohe, Bupati Bone Bolango Ismet Mile Tunaikan Zakat Fitrah

Makna Tumbilotohe bagi Bupati Bone Bolango

TRADISI TUMBILOTOHE — Bupati Bone Bolango, Gorontalo, Ismet Mile menyalakan lampu botol pertanda memasuki tradisi Timbilotohe di Gorontalo, Senin (16/3/2026). (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)
TRADISI TUMBILOTOHE — Bupati Bone Bolango, Gorontalo, Ismet Mile menyalakan lampu botol pertanda memasuki tradisi Timbilotohe di Gorontalo, Senin (16/3/2026). (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) (TribunGorontalo.com)

Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menganggap tradisi Tumbilotohe bukan sekadar ritual menyalakan ribuan sumbu minyak tanah di penghujung Ramadan. 

Lebih dari itu, kerlip cahaya lampu botol adalah simbol kerinduan akan kebersamaan dan pengikat silaturahmi yang telah terjaga selama puluhan tahun di Bumi Gorontalo.

Pesan mendalam ini disampaikan Ismet Mile sesaat setelah ia secara resmi membuka malam pertama pasang lampu di halaman Rumah Dinas Bupati, Desa Ulantha, Kecamatan Suwawa, Senin (16/3/2026) malam.

Dalam suasana malam yang diterangi cahaya temaram, Ismet Mile tampak berwibawa mengenakan kemeja batik hitam bermotif bunga dan upiya karanji bertuliskan "Bupati". 

Dengan memegang bambu panjang yang ujungnya menyala, ia perlahan mendekatkan api ke rangkaian lampu botol yang terpasang rapi di alikusu (kerangka bambu khas Gorontalo).

Satu per satu sumbu menyala, memantulkan cahaya pada kacamata sang Bupati, menandai dimulainya tradisi yang paling dinanti masyarakat.

"Ini adalah peristiwa yang sudah berlangsung selama puluhan tahun secara turun-temurun. 

Tradisi ini tetap terjaga hingga sekarang karena memiliki makna yang sangat dalam," ujar Ismet Mile saat diwawancarai usai kegiatan. (***)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 17 Maret 2026 (27 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:02
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved