Minggu, 15 Maret 2026

Lakalantas Gorontalo

Nyawa Seorang Remaja Melayang Akibat Lakalantas di Bone Bolango Gorontalo, Kepatuhan Disorot Polisi

Seorang remaja harus kehilangan nyawa akibat kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Nyawa Seorang Remaja Melayang Akibat Lakalantas di Bone Bolango Gorontalo, Kepatuhan Disorot Polisi
TribunGorontalo.com
KECELAKAAN MAUT -- Seorang remaja tewas akibat kecelakaan di Kabila Bone, Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Jumat (6/2/2026) sore hari. Polisi menyoroti pentingnya kepatuhan aturan lalu lintas. (Sumber Foto: Satlantas Polres Bone Bolango) 
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Botubarani, yang melibatkan sepeda motor Yamaha Nmax (dua remaja berboncengan) dan mobil Toyota Fortuner
  • Peristiwa berlangsung pada Jumat (6/2/2026) pukul 17.50 Wita saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan di jalur yang dikenal padat dan berliku
  • Kasat Lantas Polres Bone Bolango, Iptu Reza Reyzaldy, menekankan bahwa tragedi ini terjadi di tengah masa Operasi Keselamatan

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang remaja harus kehilangan nyawa akibat kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Insiden ini terjadi tepatnya di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, pada Jumat sore (6/2/2026). 

Peristiwa yang berlangsung cepat tersebut melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua yang datang dari arah berlawanan.

Kecelakaan tragis ini menambah daftar panjang angka fatalitas jalan raya di Provinsi Gorontalo.

Kasat Lantas Polres Bone Bolango, Iptu Reza Reyzaldy, secara langsung menyoroti insiden yang menggegerkan warga sekitar lokasi kejadian tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.50 Wita, saat langit mulai temaram dan volume kendaraan biasanya mulai meningkat.

Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kota Gorontalo dengan wilayah pesisir Bone Bolango hingga tembus ke Sulawesi Utara.

Berdasarkan data awal, kendaraan yang terlibat adalah sebuah mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi DN 1079 NP.

Mobil berukuran besar tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Nmax yang memiliki nomor polisi DM 3318 EW.

Dua orang remaja dilaporkan tengah berboncengan menggunakan sepeda motor matik tersebut sebelum tabrakan terjadi. Benturan keras yang terjadi di tengah jalan tidak dapat dihindarkan, menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan.

Naas, hantaman keras itu membuat nyawa salah satu remaja melayang di lokasi kejadian. Remaja tersebut tidak sempat mendapatkan pertolongan medis darurat karena luka-luka yang dialaminya sangat fatal.

Sementara itu, rekan korban yang juga berada di atas motor tersebut berhasil selamat dari maut. Namun, ia mengalami sejumlah luka-luka dan segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Iptu Reza Reyzaldy menjelaskan kronologi pergerakan kedua kendaraan sebelum maut menjemput di aspal Botubarani. Diketahui, mobil tersebut bergerak dari arah Kabila Bone menuju pusat Kota Gorontalo.

Di sisi lain, sepeda motor yang dikendarai kedua remaja tersebut melaju dari arah Kota Gorontalo menuju wilayah Kabila Bone.

Di ruas jalan setelah kawasan wisata Kurenai, kedua kendaraan ini akhirnya bertemu dalam sebuah insiden tabrakan yang fatal.

Jalan Trans Sulawesi di kawasan ini dikenal memiliki karakter yang menantang bagi para pengendara. Meskipun kondisi jalannya tergolong mulus, namun medannya yang berliku-liku menuntut konsentrasi penuh dari setiap pengemudi.

Jalur ini juga merupakan akses utama bagi warga yang hendak menuju Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) maupun Kota Manado. Tak heran, pada waktu libur atau sore hari, arus kendaraan di titik ini seringkali sangat padat.

Pasca kejadian, pihak kepolisian segera bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petugas mengumpulkan sisa-sisa material kendaraan yang berserakan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi.

Sorotan utama kepolisian pasca insiden ini adalah mengenai tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Mirisnya, kecelakaan ini terjadi di saat pihak kepolisian tengah gencar melaksanakan Operasi Keselamatan.

Operasi Keselamatan seharusnya menjadi pengingat bagi warga untuk lebih mawas diri dan disiplin di jalan raya. Namun, tewasnya remaja di Kabila Bone menjadi bukti bahwa tingkat kesadaran keselamatan masih perlu ditingkatkan secara drastis.

Iptu Reza mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap rambu-rambu dan aturan berkendara adalah kunci utama pencegahan kecelakaan.

Baginya, aturan jalan raya diciptakan bukan untuk membatasi, melainkan untuk melindungi nyawa manusia.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan,” ucapnya.

Polisi juga menekankan bahwa setiap pengendara memiliki tanggung jawab moral di pundaknya.

Keselamatan di jalan bukan hanya milik pribadi, melainkan hak bagi setiap pengguna jalan lainnya yang ingin pulang ke rumah dengan selamat.

“Keselamatan berlalu lintas itu bukan hanya untuk menyelamatkan diri kita sendiri, tapi juga untuk menyelamatkan orang lain,” tambah Iptu Reza menutup keterangannya.

Baca juga: Breaking News: Seorang Petani di Bulotalangi Timur Gorontalo Ditemukan Meninggal

Kasus Serupa

KECELAKAAN MAUT -- Kecelakaan antara sepeda motor Yamaha Nmax dan mobil Toyota Fortuner terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Botubarani, Bone Bolango. pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 17.50 Wita.
KECELAKAAN MAUT -- Kecelakaan antara sepeda motor Yamaha Nmax dan mobil Toyota Fortuner terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Botubarani, Bone Bolango. pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 17.50 Wita. (TribunGorontalo.com)

Fenomena kecelakaan maut di Gorontalo juga pernah terjadi di Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/2/2026). Dalam rentang waktu kurang dari 24 jam, dua insiden kecelakaan dilaporkan terjadi.

Kedua insiden di Kabupaten Gorontalo tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Ahmad A Wahab. Jarak antara lokasi kejadian pertama dan kedua hanya berkisar 1,5 kilometer saja.

Kejadian pertama di Desa Pantungo pada dini hari melibatkan sebuah motor trail. Video kejadian ini sempat viral di media sosial, memperlihatkan kepanikan warga yang mencoba menolong korban di tengah kegelapan malam.

Hanya berselang enam jam, tepatnya pukul 06.30 Wita, aspal Desa Luhu kembali memakan korban. Informasi dari warga menyebutkan satu orang meninggal dunia dalam kejadian kedua tersebut dan dibawa ke RSUD Dunda Limboto.

Meskipun informasi di media sosial begitu masif, pihak kepolisian di wilayah Kabupaten Gorontalo mengaku masih menunggu laporan resmi. Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan, menyatakan timnya terus memantau perkembangan di lapangan.

Kondisi Jalan Ahmad A Wahab di Kabupaten Gorontalo memang mirip dengan Trans Sulawesi di Bone Bolango dalam hal kepadatan. Jalur utama ini seringkali dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi tanpa memikirkan risiko yang mengintai.

Rangkaian kecelakaan maut yang terjadi dalam satu hari ini menjadi "lampu kuning" bagi seluruh warga Gorontalo. 

Diharapkan, tragedi di Kabila Bone ini menjadi pelajaran terakhir bagi warga untuk tidak lagi abai terhadap aturan. 

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved