Operasi Zebra Gorontalo
Pengendara Bermuatan Jerami Dihentikan Polisi saat Operasi Zebra Gorontalo
Bentor tersebut terlihat membawa tumpukan jerami menjulang tinggi hingga melebihi atap kendaraan. Muatan memenuhi hampir seluruh bagian belakang
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengendara-bermuatan-jerami-dihentikan-oleh-petugas-Satlantas-Polresta-Bone-Bolango.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sebuah becak motor (bentor) bermuatan jerami dalam jumlah besar diberhentikan petugas Satuan Lalu Lintas Polres Bone Bolango saat Operasi Zebra Otanaha, Kamis (27/11/2025).
Bentor tersebut terlihat membawa tumpukan jerami menjulang tinggi hingga melebihi atap kendaraan. Muatan memenuhi hampir seluruh bagian belakang hingga ke depan, membuat kondisi kendaraan tampak tidak stabil.
Pantauan TribunGorontalo.com menunjukkan jerami tidak diikat dengan benar, hanya disandarkan di bagian belakang bentor sehingga bergoyang setiap kali kendaraan melambat.
Bahkan sebagian tumpukan menekan ruang kemudi, membuat pengendara kesulitan mengendalikan kendaraannya.
Petugas yang berada di lokasi langsung menghentikan bentor tersebut. Anggota Satlantas kemudian memeriksa muatan dan meminta pengemudi menepi.
Pemeriksaan dilakukan karena beban berlebihan seperti itu masuk kategori pelanggaran yang membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Meski ada pemeriksaan, situasi lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan lancar. Pada momen tersebut, petugas memberikan penjelasan langsung kepada pengemudi mengenai potensi bahaya muatan berlebih.
Penanganan dilakukan agar kendaraan tidak melanjutkan perjalanan sebelum muatan diturunkan atau ditata ulang sehingga tidak mengancam keselamatan di jalan.
Langkah ini merupakan bagian dari penegakan disiplin selama operasi yang menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bone Bolango, Reza Reyzaldy, menjelaskan bahwa hingga hari itu pihaknya telah mengeluarkan 39 surat tilang selama Operasi Zebra Otanaha berlangsung. “Hingga saat ini kami sudah mengeluarkan 39 tilang,” ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: 8 Pria Gorontalo Setubuhi Gadis 13 Tahun, Korban Dicekoki Miras
Selain itu, sebanyak 315 teguran juga diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan. Reza menyebut sebagian besar pelanggaran masih didominasi pengendara roda dua yang tidak memakai helm.
“Paling banyak pengendara motor, dan tidak menggunakan helm,” kata Reza kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).
Pada hari yang sama, pihaknya juga menangani lima pelanggar melalui sidang di tempat. Sidang dilakukan di ruas jalan utama Kecamatan Kabila, tepatnya di kompleks Polsek Kabila dan Kantor Satlantas Polres Bone Bolango.
Lima pengendara tersebut diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga langsung ditindak sesuai aturan.
“Kalau untuk yang hari ini mereka tidak punya SIM,” ucap Reza.
Melalui Operasi Zebra Otanaha, polisi berharap kesadaran berlalu lintas masyarakat meningkat, terutama terkait keselamatan. Reza menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi banyak orang yang sama-sama menggunakan jalan.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lagi menganggap enteng pelanggaran seperti muatan berlebih maupun kelengkapan berkendara.
Penindakan terhadap bentor pembawa jerami itu menjadi salah satu contoh pelanggaran yang masih sering ditemui di Bone Bolango.
Praktik mengangkut muatan berlebih menggunakan kendaraan kecil, termasuk bentor, masih ditemukan di beberapa titik. Petugas menegaskan bahwa setiap pengemudi wajib memastikan kendaraannya aman sebelum berangkat agar tidak membahayakan diri atau orang lain di jalan.
Operasi Zebra Otanaha sendiri masih akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Aparat menekankan bahwa setiap pelanggaran memiliki risiko, terutama ketika berkaitan dengan keamanan berkendara.
Dengan intensitas pengawasan yang lebih ketat, mereka berharap tingkat kecelakaan dapat ditekan dan perilaku disiplin di jalan semakin meningkat di wilayah Bone Bolango dan sekitarnya.
Perlu diketahui, Operasi Zebra Otanaha telah berlangsung sejak 17 hingga 30 November 2025 dan dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.