Pemkab Bone Bolango
2 Kecamatan di Bone Bolango Gorontalo Jadi Kampung Nelayan Merah Putih, Didukung Penuh Bupati
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menyatakan dukungan penuh terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Ismet-mendukung-penuh-Kampung-Nelayan-Merah-Putih.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menyatakan dukungan penuh terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Program ini direncanakan akan dibangun di dua wilayah pesisir Bone Bolango, yakni Kecamatan Kabila Bone dan Kecamatan Bone Raya.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menyebut program tersebut sebagai peluang besar bagi masyarakat nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi daerah.
“Bone Bolango memiliki potensi laut yang sangat besar, terutama di Kabila Bone dan Bone Raya. Jika program ini berjalan, tentu akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para nelayan,” ujar Ismet Mile usai menerima kunjungan tim dari Direktorat Perikanan Tangkap KKP, Rabu (5/11/2025).
Menurut Ismet, keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih akan membantu nelayan memperoleh akses yang lebih baik terhadap sarana penangkapan, fasilitas penyimpanan hasil laut, serta infrastruktur pendukung lainnya.
“Selama ini nelayan kita masih terkendala bahan bakar, cold storage, dan akses pasar. Jika program ini terealisasi, berbagai kendala itu bisa teratasi,” tambahnya.
Bupati juga menginstruksikan jajarannya untuk segera menyiapkan seluruh data dan kelengkapan administrasi yang diperlukan agar Bone Bolango dapat masuk dalam daftar prioritas pembangunan.
“Kita harus siap. Jangan sampai kesempatan ini terlewat hanya karena kelalaian administrasi,” tegasnya.
Di hadapan sejumlah kepala dinas, termasuk Kepala Dinas Perikanan Bone Bolango, Ismet langsung memerintahkan agar berkas-berkas pendukung segera dilengkapi demi kelancaran realisasi program.
Sementara itu, perwakilan Direktorat Perikanan Tangkap KKP, Irwan Muliawan, menjelaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu agenda nasional KKP untuk memperkuat sentra ekonomi perikanan di daerah.
“Program ini tidak hanya membangun fasilitas penangkapan, tetapi juga cold storage, pabrik es, dan sentra pengolahan hasil laut agar ekonomi nelayan bisa berputar di daerahnya sendiri,” jelas Irwan.
Ia menambahkan bahwa hasil survei lapangan akan menjadi dasar penetapan lokasi final Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2025.
Bone Bolango dinilai memiliki potensi besar karena garis pantainya yang luas dan masyarakat yang aktif di sektor perikanan tangkap.
Bupati Ismet berharap pemerintah pusat menetapkan Bone Bolango sebagai salah satu lokasi prioritas agar manfaat program dapat segera dirasakan oleh masyarakat pesisir.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif KKP untuk memperkuat kemandirian ekonomi nelayan melalui pembangunan sarana dan prasarana modern di kawasan pesisir.
Target awal KKP pada tahun 2025 adalah membangun 100 kampung nelayan dengan anggaran sekitar Rp 2,2 triliun. Pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 1.100 kampung nelayan secara bertahap hingga tahun 2027.
Fasilitas yang dijanjikan dalam program ini meliputi dermaga, cold storage, pabrik es, sentra pengolahan hasil tangkap, kios logistik, SPBN nelayan, serta penguatan kelembagaan melalui koperasi desa/kelurahan “Merah Putih”.
Dengan masuknya Bone Bolango sebagai lokasi usulan, masyarakat pesisir berharap kondisi mereka dapat berubah dari nelayan yang hanya mengandalkan sistem tangkap-jual menjadi nelayan yang memiliki fasilitas produksi dan akses pasar mandiri.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa tiga orang perwakilan dari Direktorat Perikanan Tangkap KKP hadir untuk melakukan audiensi. Sementara itu, Bupati Ismet didampingi oleh Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, serta sejumlah pimpinan OPD.
Dalam pertemuan tersebut, mereka banyak berdiskusi mengenai program nasional yang menjadi bagian dari agenda Presiden RI, Prabowo Subianto.
Di Provinsi Gorontalo, hampir seluruh wilayah telah menyatakan dukungan terhadap program ini, termasuk Kabupaten Bone Bolango.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.