Minggu, 3 Mei 2026

Pemkab Boalemo

Hardiknas 2026 di Boalemo Meriah dengan Ratusan Guru Kompak Menari Dana-dana

Ratusan peserta tampil mengenakan busana kerawang berwarna-warni. Peserta perempuan mengenakan kerawang lengkap dengan selendang

Tayang:
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Hardiknas 2026 di Boalemo Meriah dengan Ratusan Guru Kompak Menari Dana-dana
TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali
TARIAN DANA-DANA -- Pelaksanaan tarian ini diikuti hampir sekitar 300 peserta yang berasal dari guru, kepala sekolah, pimpinan OPD, forkopimda termasuk Wakil Bupati Boalemo. (TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo menggelar tarian dana-dana kolosal dalam rangka memperingati Hardiknas 2026.
  • Kegiatan ini melibatkan hampir 300 peserta dari kalangan guru, kepala sekolah, hingga OPD sebagai bentuk pelestarian budaya daerah.
  • Selain meriah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar tarian dana-dana kolosal di Alun-Alun Tilamuta, Sabtu (02/05/2026).

Sebanyak hampir 300 peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga Wakil Bupati Boalemo turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Tarian massal ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Ratusan peserta tampil mengenakan busana kerawang berwarna-warni. Peserta perempuan mengenakan kerawang lengkap dengan selendang yang diikat di pinggang, sementara peserta laki-laki mengenakan sarung setinggi lutut.

Pelaksanaan tarian dana-dana ini juga dilakukan secara serentak di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Boalemo sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap budaya daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahman Sarman, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut.

“Pelaksanaan tarian ini dikhususkan untuk meningkatkan nilai-nilai kebudayaan serta penguasaan budaya daerah,” ujarnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com.

Ia menambahkan, pelestarian budaya harus dimulai dari satuan pendidikan agar tidak tergerus zaman.

“Jika tidak dimulai dari sekolah, kebudayaan seperti ini lama-kelamaan bisa terlupakan,” katanya.

Lebih lanjut, Ahman menjelaskan alasan dipilihnya tarian dana-dana dalam peringatan Hardiknas tahun ini.

Menurutnya, tarian dana-dana relatif mudah dilakukan secara massal karena gerakannya tidak berpindah tempat, sehingga cocok melibatkan banyak peserta.

“Berbeda dengan tarian lain yang membutuhkan banyak pergerakan, sementara peserta kita hampir 300 orang,” jelasnya.

Tarian kolosal tersebut diiringi musik khas budaya Gorontalo yang menambah semarak suasana peringatan.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Boalemo mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved