Kabar Pohuwato
Melipir ke Banuroja Pohuwato, Bukti Nyata Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama di Gorontalo
Sebab, tiga agama berbeda hidup rukun di desa ini. Bahkan, rumah ibadah umat Islam, Kristen, maupun Hindu, dibangun berdampingan.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Desa Banuroja di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo jadi contoh nyata bagaimana toleransi dan kerukunan dapat terjalin dengan indah.
Sebab, tiga agama berbeda hidup rukun di desa ini. Bahkan, rumah ibadah umat Islam, Kristen, maupun Hindu, dibangun berdampingan.
Bukan hanya itu, ketika salah satu agama merayakan hari besar, seluruh aktivitas desa dihentikan sebagai bentuk penghormatan.
Baca juga: Durian Montong Taluditi Gorontalo Menggoda Selera, Pedagang di Pohuwato Banjir Orderan
Rony Handri Koyansow, Kepala Desa Banuroja, menyatakan dengan bangga bahwa desanya adalah miniatur terkecil dari penerapan Bhineka Tunggal Ika.
"Saya bisa simpulkan, Desa Banuroja adalah miniatur terkecil dari penerapan Bhineka Tunggal Ika," tuturnya, Sabtu (17/2/2024).
Keharmonisan dan kedekatan antar agama dan ras terjaga dengan baik, terbukti dengan saling membantu dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Hal ini pun diamini oleh Arman Mohamad, Asisten l Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pohuwato.
Desa Banuroja, menurutnya, adalah aset berharga bagi Pohuwato karena menjadi contoh nyata kerukunan antar umat beragama.
"Semua yang tinggal dan bermukim adalah orang-orang yang berbeda suku dan agama, tapi mereka rukun, Pohuwato bangga soal itu," tutupnya.
Atas keistimewaan tersebut, Desa Banuroja kini ditetapkan sebagai Kampung Moderasi oleh Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
Desa ini menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah halangan untuk hidup rukun dan damai, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Silsilah Nama dan Asal Usul Banuroja
Nama Desa Banuroja merupakan akronim dari 5 daerah yang ada di Indonesia.
Di antaranya ada Bali, Nusa Tenggara Barat, Toraja, Gorontalo dan Jawa kelima.
Untuk saat ini desa ini dihuni oleh 12 suku di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-02-17_Tempat-ibadah-umat-Hindu-di-Desa-Banuroja.jpg)