Senin, 23 Maret 2026

Berita Nasional

Gara-gara Lempar Skripsi Mahasiwa, Dosen Universitas Nias Jalani Pembinaan

Sebuah insiden di Universitas Nias, Sumatra Utara, memicu perdebatan publik setelah video seorang dosen melempar skripsi mahasiswa ke

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gara-gara Lempar Skripsi Mahasiwa, Dosen Universitas Nias Jalani Pembinaan
TribunGorontalo.com
LEMPAR SKRIPSI - Tangkap layar video viral dosen lempar skripsi mahasiswa di Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nias pada Jumat, 22 Agustus 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah insiden di Universitas Nias, Sumatra Utara, memicu perdebatan publik setelah video seorang dosen melempar skripsi mahasiswa ke lantai viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Gedung Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi pada Jumat, 22 Agustus 2025, dan mulai ramai diperbincangkan setelah diunggah akun TikTok @dlauwkaris dua hari kemudian.

Dalam rekaman tersebut, tampak beberapa mahasiswa laki-laki mendatangi meja dosen perempuan.

Ketika skripsi mereka dilempar ke lantai, suasana langsung memanas. Salah satu mahasiswa terlihat menggebrak meja, sementara yang lain melontarkan protes keras.

“Kenapa dibuang, Ibu?” tanya seorang mahasiswa dengan nada tinggi. “Dimana ibuk satu minggu?” “Jangan dipersulit mahasiswa,” sahut mahasiswa lain.

Video berdurasi singkat itu telah ditonton lebih dari 1,8 juta kali hingga Rabu, 27 Agustus 2025, dan memicu ratusan komentar dari warganet yang mengecam tindakan dosen maupun reaksi emosional mahasiswa.

Awal Mula: Yudisium Ditolak, Skripsi Terlempar

Menurut keterangan resmi Universitas Nias, insiden bermula ketika sejumlah mahasiswa mendatangi Ketua Program Studi S1 Manajemen untuk mengurus proses yudisium.

Namun, permintaan mereka ditolak karena pendaftaran telah ditutup. Penolakan tersebut memicu ketegangan yang berujung pada keributan di ruang Prodi.

“Hal ini menimbulkan ketegangan antara beberapa mahasiswa dengan pihak program studi dan berujung pada tindakan yang tidak semestinya, termasuk kerusakan fasilitas meja kerja di ruang Prodi,” tulis pihak kampus dalam keterangannya.

Mediasi dan Damai: Mahasiswa Minta Maaf, Dosen Dibina

Setelah insiden menyebar luas, pihak rektorat langsung turun tangan. Wakil Rektor III, Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Kabiro Kemahasiswaan dan Alumni memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan dosen yang terlibat.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan lisan, serta bersedia memperbaiki kerusakan fasilitas kampus. Ketua Prodi menerima permintaan maaf dan menyatakan bersedia memaafkan.

“Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan damai: mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan lisan, serta bersedia memperbaiki kerusakan yang terjadi,” tulis Universitas Nias.

Sementara itu, dosen yang melempar skripsi akan menjalani pembinaan sesuai pedoman kode etik dosen dan tenaga kependidikan.

Proses tersebut akan ditangani secara objektif oleh Komisi Kode Etik Universitas sebagai bagian dari penegakan tata kelola lembaga.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved