Selasa, 10 Maret 2026

Berita Viral

Viral Isu Mundur dari DPR, Pasha Ungu Luruskan Kabar dan Tegaskan Komitmen sebagai Wakil Rakyat

Isu mundurnya Pasha dari DPR RI ramai di medsos. Pasha tegas bantah gosip itu dan sebut dirinya masih pegang amanah rakyat.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Viral Isu Mundur dari DPR, Pasha Ungu Luruskan Kabar dan Tegaskan Komitmen sebagai Wakil Rakyat
Kompas.com
PASHA UNGU - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN, Sigit Purnomo atau dikenal Pasha Ungu. Sebagai informasi, kabar Pasha mengundurkan diri dari DPR RI berseliweran di media sosial. Kabar tersebut termuat dalam video dengan narasi yang menyebut Pasha ogah ikut menikmati uang haram para anggota dewan. Isu mundurnya Pasha dari DPR RI ramai di medsos. Pasha tegas bantah gosip itu dan sebut dirinya masih pegang amanah rakyat. 

Menurut Pasha Ungu, angka kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR, sudah melalui perhitungan dan mekanisme resmi.

Anggota fraksi PAN ini juga menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah ditetapkan secara sepihak, namun melalui kajian yang mempertimbangkan kebutuhan anggota dewan dalan menjalankan tugasnya.

"Dalam hal penempatan pendapatan, perhitungan-perhitungan yang dilakukan DPR kan sudah melalui berbagai mekanisme, sudah dihitung," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Kata Pasha, banyak anggota DPR yang berasal dari daerah yang jauh dari ibu kota Jakarta seperti Papua, Aceh maupun Nusa Tenggara Timur.

Sehingga besarnya biaya transportasi dan kebutuhan akomodasi membuat tunjangan menjadi penting agar para wakil rakyat bisa bekerja secara maksimal.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo 27 Agustus 2025: Cinta, Kesehatan, Karier, Keuangan

"Kan anggota DPR tidak semuanya tinggal di Jakarta. Ada yang dari Papua, ada yang dari Aceh, ada yang dari pelosok NTT, ada yang dari Sulawesi Utara, yang untuk ke sini cukup jauh dan biayanya juga cukup besar," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Pasha, pemberian tunjangan sudah disesuaikan dengan kebutuhan agar para anggota DPR dapat menjalankan tugasnya secara baik.

Menurutnya, tujuan utama pemberian tunjangan adalah memastikan setiap anggota DPR dapat menjalankan amanah rakyat secara optimal tanpa terbebani persoalan biaya tambahan di luar gaji pokok.

"Artinya begini, semua sudah dihitung secara baik. Sehingga kebutuhan akses maupun dukungan lain bagi anggota DPR untuk bekerja sudah terpenuhi," jelas Pasha.

Menanggapi sorotan publik yang menilai tunjangan sebesar Rp50 juta terlalu besar, Pasha menilai diskusi soal hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan di ruang publik.

Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini 27 Agustus 2025: Cinta, Kesehatan, Karier, Keuangan

"Bahwa kemudian ada masyarakat yang menganggap kok seolah-olah berlebihan, misalnya buang-buang uang rakyat, ya ini kan tidak bisa dibicarakan di meja yang bebas. Ini harus kita dudukkan bersama," ungkap Pasha.

 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved