Selasa, 17 Maret 2026

Berita Viral Nasional

Motif Kredit Fiktif Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Kacab Bank BUMN oleh Bos Properti DH

Kasus pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta (37), kepala cabang pembantu bank BUMN, memasuki babak baru setelah motif di balik aksi keji tersebut

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Motif Kredit Fiktif Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Kacab Bank BUMN oleh Bos Properti DH
Kolase Tribun
PEMBUNUHAN BOS BANK - Tampang otak pembunuh bos bank BUMN (kiri) dan M Ilham Pradipta semasa hidup (kanan). Motif Dwi Hartono alias DH, dalangi pembunuhan kepala cabang pembantu (kacab) Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37), dibongkar mantan pegawainya. DH yang juga bos properti tersebut, menjadi satu di antara 4 terduga aktor intelektual pembunuhan bos bank BUMN. Mantan pegawainya sempat buka suara melalui media sosial. Menurut eks pegawai DH, kasus pembunuhan Ilham Pradipta diduga karena kredit fiktif. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta (37), kepala cabang pembantu bank BUMN, memasuki babak baru setelah motif di balik aksi keji tersebut mulai terkuak.

Sosok Dwi Hartono alias DH, seorang pengusaha multibisnis yang dikenal sebagai motivator dan pemilik akun media sosial “Klan Hartono”, diduga menjadi dalang intelektual dalam pembunuhan yang mengguncang publik.

Ilham Pradipta diculik pada Rabu (20/8/2025) dari parkiran sebuah supermarket di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Tak sampai sehari kemudian, jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis pagi (21/8/2025) pukul 05.30 WIB.

Desa Nagasari sendiri merupakan satu dari delapan desa di Kecamatan Serang Baru, wilayah yang berada di Kabupaten Bekasi.

Penemuan jasad Ilham langsung memicu penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Pada Sabtu malam (23/8/2025), DH bersama dua terduga lainnya, YJ dan AA, ditangkap di Solo, Jawa Tengah.

Ketiganya diduga sebagai aktor intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan tersebut.

DH dikenal sebagai pengusaha yang merambah berbagai sektor, mulai dari properti, perkebunan, perdagangan, pendidikan, e-commerce, fashion, hingga skin care.

Ia juga merupakan pendiri Guruku.com  dan aktif membagikan konten motivasi bisnis di YouTube dan TikTok.

Namun, di balik citra publiknya, muncul dugaan bahwa motif pembunuhan Ilham berkaitan dengan kasus kredit fiktif.

Dugaan ini diungkap oleh mantan pegawai DH melalui media sosial TikTok.

Ia mengaku pernah bekerja dengan DH dan menyebut bahwa pria tersebut dikenal baik dan sering memberikan beasiswa.

“Engga kak, orangnya baik banget soalnya, suka kasih beasiswa juga, makannya lumayan kaget denger beritanya,” tulis akun tersebut.

“Kredit fiktif si dugaannya,” tambahnya, merujuk pada kemungkinan motif di balik penculikan dan pembunuhan Ilham.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved