Kasus Sertifikan K3
Korupsi Sertifikat K3 Terbongkar, Wamenaker Noel Tersangka, Prabowo Diingatkan Segera Bertindak
Presiden RI Prabowo Subianto dinilai akan melakukan reshuffle setelah Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus korupsi kembali mengguncang kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan suap terkait penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kasus ini terungkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20–21 Agustus 2025 di Jakarta.
Dalam penangkapan tersebut, KPK mengamankan 14 orang, termasuk Noel, serta menyita barang bukti berupa uang tunai Rp170 juta, mata uang asing, 15 unit mobil, dan 7 unit sepeda motor.
Presiden RI Prabowo Subianto dinilai akan melakukan reshuffle setelah Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penilaian itu disampaikan oleh Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio.
Hendri Satrio alias Hensa ini merupakan pendiri KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia), sebuah lembaga survei yang aktif dalam analisis politik dan opini publik.
Baca juga: Bupati Pati Diduga Geser 89 ASN Tanpa Dasar Hukum, Pansus DPRD Bongkar Skandal Mutasi
Baca juga: Jatah Rp 3 Miliar dan Motor Ducati untuk Eks Wamenaker Noel Dibongkar KPK
Ia menyebut jika penilaiannya sesuai dengan pernyataan Menteri Sekretaris Negara RI (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Noel menjadi tersangka atas perkara dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 perusahaan.
Hensa mengutip pernyataan dari Menteri Sekretaris Negara RI (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menyebut kalau sudah terbukti bersalah maka akan ada pergantian posisi jabatan.
"Prasetyo kemarin udah ngomong kan, kalau terbukti bersalah akan ada pergantian (reshuffle)," kata Hensa kepada Tribunnewscom, Jumat (22/8/2025).
Atas penetapan tersangka terhadap Noel ini maka dirinya meyakini kalau dalam waktu dekat, Presiden Prabowo akan melakukan reshuffle terhadap Noel.
Terlebih, dalam perkara Noel ini, KPK menerapkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dimana dalam mekanismenya didapati ada barang bukti saat penangkapan.
Sehingga menurut dia, akan sulit bagi Noel untuk berkilah atau terlepas dari jeratan KPK.
"Jadi ya keliatannya kalau OTT kan susah tuh lepas dari salah ya namanya OTT, ya bakal ada pergantian," tandas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Korupsi-Sertifikat-K3-xmnc.jpg)