Pemkab Gorontalo Utara

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Hadiri Ritual Mandi Safar

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, untuk pertama kalinya menghadiri Ritual Mandi Safar di Sungai Andagile

Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
Humas Pemkab Gorontalo Utara
MANDI SAFAR - Bupati Gorontalo Utara Thariq modanggu (pria berbaju putih di barisan depan) bersama Wabup Nurjanah Hasan Yusuf bercebur di Sungai Andagile di Desa Buata, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (20/8/2025). Bupati bersama Wabup menjalani ritual Mandi Safar. Foto Humas Gorontalo Utara 

TRIBUNGORONTALO.COM –Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, untuk pertama kalinya menghadiri Ritual Mandi Safar di Sungai Andagile, Desa Buata, Kecamatan Atinggola, pada Rabu (20/8/2025).

Dalam acara tersebut, Thariq didampingi oleh Wakil Bupati Nurjana Hasan Yusuf dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran mereka menjadi yang perdana sejak keduanya menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara dua bulan lalu.

Mandi Safar adalah tradisi turun-temurun dari Kerajaan Atinggola yang dilaksanakan setiap awal bulan Safar dalam penanggalan Hijriah. 

Ritual ini memiliki makna membuang nasib buruk dan membersihkan diri dari dosa.

Tradisi ini juga merupakan salah satu dari lima budaya masyarakat Gorontalo yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: Bupati Gorontalo Utara Ajak PT GCL Kendalikan Inflasi Melalui Gerakan Agro Mopomulo

Pada kesempatan itu, Thariq mencanangkan agenda persiapan Festival Mandi Safar dan Regional Business Meeting yang akan diadakan pada tahun 2026.

"Setelah pencanangan di Desa Buata, kami langsung melanjutkan rapat singkat dengan OPD, Camat Atinggola, Kepala Desa Kota Jin Utara, dan perwakilan karang taruna di Pantai Minanga," ujar Thariq. 

"Sekaligus juga meninjau kondisi fasilitas terkini di tempat pelaksanaan festival."

Pemerintah daerah berharap  Festival Mandi Safar dapat meningkatkan kunjungan wisata di Gorontalo Utara. 

Tradisi ini diyakini memiliki daya tarik besar untuk dikembangkan, bahkan berpotensi mendunia dengan melibatkan tamu mancanegara dan kerja sama pihak swasta, seperti Blue Bay Divers yang mengelola destinasi Pulau Saronde. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved