Harga Bahan Pokok

Harga Bahan Pokok di Pasar Liluwo Gorontalo, Tomat Turun Drastis

Harga bahan pokok di Pasar Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo tidak stabil dan terus mengalami fluktuasi dalam beberapa minggu terakhir.

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
HARGA BAHAN POKOK -- Suasana pasar Liluwo Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Rabu (20/8/2025). Simak harga bahan pokok di Pasar Liluwo. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Harga bahan pokok di Pasar Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo tidak stabil dan terus mengalami fluktuasi dalam beberapa minggu terakhir.

Menurut Olin Puluhulawa, seorang pedagang rempah-rempah, harga sejumlah komoditas mengalami penurunan dan kenaikan.

"Harga sekarang tidak stabil, kadang naik, kadang turun," ungkapnya saat diwawancarai oleh TribunGorontalo.com, Rabu (20/8/2025).

Ia menambahkan, beberapa bahan pokok bahkan turun drastis, salah satunya tomat. Harga tomat saat ini berada di kisaran Rp10 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp35 ribu.

"Harga tomat turun sekali, biasanya paling turun itu Rp25 ribu, sekarang sampai Rp10 ribu, tentu kami rugi," terangnya.

Selain itu, harga bawang putih juga turun menjadi Rp36 ribu per kilogram dari harga Rp40 ribu.

"Bawang putih juga turun sekali, ini sudah berada di harga Rp36 ribu," ujarnya.

Sebaliknya, harga bawang merah justru mengalami kenaikan menjadi Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp30 ribu.

"Kalau bawang merah beberapa hari ini mengalami kenaikan," jelasnya.

Sementara itu, harga cabai rawit berada di kisaran Rp35 ribu, turun dari harga Rp80 ribu, dan cabai keriting turun dari Rp60 ribu menjadi Rp35 ribu.

"Dua jenis cabai ini sedang turun. Padahal, beberapa minggu lalu harganya melonjak drastis," tegasnya.

Pedagang Beras Mengaku Harga dan Kualitas Turun
Ditemui terpisah, Wahyuni, seorang pedagang beras, mengatakan bahwa harga beras saat ini juga mengalami penurunan.

Harga per karung (koli) turun dari Rp800 ribu menjadi Rp780 ribu.

"Kalau beras rata-rata turun, hampir semua jenis beras," katanya.

Baca juga: Jeritan Pilu Ibu Arya Husain Korban Tenggelam di Sungai Bolango Gorontalo Mama Tunggu ti Nunu

Harga per kilogram sekitar Rp15.500 turun menjadi Rp13 ribu, sedangkan harga per liter Rp16 ribu turun menjadi Rp13.500.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved