MotoGP
Jack Miller Galau, Yamaha Tunda Keputusan Line-up MotoGP 2026: Masa Depannya Terancam?
Pembalap Jack Miller mengaku semakin gelisah menunggu pengumuman line-up MotoGP 2026, terutama terkait siapa yang akan menjadi rekan setim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MOTOGP-Waktu-kian-menipis-bagi-Miller-dan-Oliveira.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Drama tengah melanda kubu Pramac Yamaha.
Pembalap Jack Miller mengaku semakin gelisah menunggu pengumuman line-up MotoGP 2026, terutama terkait siapa yang akan menjadi rekan setim Toprak Razgatlioglu.
Waktu terus berjalan, dan tekanan kian terasa bagi Miller maupun Miguel Oliveira, dua pembalap yang sama-sama mengincar kursi di tim satelit Yamaha setelah kedatangan Razgatlioglu dari ajang World Superbike (WSBK).
Miller sejatinya berada di posisi kuat setelah menampilkan performa impresif pada ajang Suzuka 8 Hours.
Namun, bayang-bayang kemungkinan Yamaha memasangkan Razgatlioglu dengan rookie Moto2, Diogo Moreira, membuat masa depan Miller berada di ujung tanduk.
Keputusan yang semula diharapkan keluar saat jeda musim panas, hingga kini belum juga diumumkan, membuat Miller dan Oliveira berada dalam ketidakpastian.
Oliveira pun mengaku belum ada pembicaraan serius.
“Kami belum bicara,” ujarnya jujur saat ditanya soal masa depannya di Yamaha.
“Semoga kita segera tahu. Kalau kami tahu, kalian juga akan tahu. Tapi bukan lebih dulu.”
Dengan dua balapan tersisa sebelum keputusan dijatuhkan, Oliveira menegaskan target pribadinya.
“Target utama saya adalah tetap melakukan yang terbaik untuk diri saya sendiri, lalu mencoba membawa hasil bagus di dua balapan ini. Dan menempatkan diri di posisi terbaik untuk bersaing.”
Nada serupa datang dari Miller, meski terdengar lebih mendesak.
“Saya berusaha membuka pembicaraan, mencoba menjalin kontak, dan memahami situasi saya saat ini,” ujarnya.
“Masih belum ada apa-apa di meja. Hanya menunggu, mencoba memainkan permainan tunggu ini. Saya ingin berada di sini, saya ingin bersama Yamaha. Tinggal menunggu.”
Keterlambatan pengumuman membuat frustrasi Miller.
“Awalnya sebelum jeda musim panas, lalu setelah jeda musim panas. Terus tertunda. Kenapa ditunda, saya tidak tahu, tapi semoga segera ada keputusan. Jelas, kesempatan lain mulai tertutup,” keluhnya.
Sementara itu, kursi panas di MotoGP terus bergeser. Salah satu posisi yang terisi pada jeda musim panas adalah kursi kosong yang ditinggalkan Razgatlioglu di BMW WSBK, yang kini diisi oleh mantan rekan setim Miller, Danilo Petrucci.
Meski tidak jelas apakah Miller merujuk ke kursi tersebut, rumor menyebutkan Pramac bukan satu-satunya opsi.
LCR Honda disebut-sebut tengah mencari pembalap veteran untuk menggantikan rookie cedera, Somkiat Chantra.
“Saya mencoba sebersabar mungkin,” ucap Miller yang menegaskan kecintaannya pada proyek Yamaha.
“Saya mencintai proyek ini, senang bekerja dengan Yamaha, menikmati lingkungan tim, saya mencintai kepala mekanik saya.
Saya sangat, sangat senang berada di sini dan merasa bisa melangkah lebih jauh, berkembang, melakukan lebih banyak.”
Namun, nada optimis Miller kini dibalut rasa cemas. Di sisi lain, Oliveira memilih fokus pada perbaikan performa ketimbang memikirkan masa depan.
“Fokus saya sebenarnya tidak terlalu… seperti yang kalian pikirkan, bertahan atau tidak. Saya lebih banyak fokus pada titik terlemah saya dengan motor ini, yaitu fase pengereman,” ungkapnya.
Dengan taruhan yang semakin tinggi dan peluang yang perlahan menghilang, mata dunia MotoGP kini tertuju pada dua pembalap ini.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.