Sains dan Teknologi
Heboh! Fitur Map Instagram Disebut Sebarkan Lokasi Real-Time, Begini Penjelasan Resminya
Banyak pengguna panik karena mengira aplikasi tersebut secara otomatis membagikan lokasi mereka secara real time.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Fitur terbaru Instagram bernama Map tengah hangat di media sosial.
Sejak diluncurkan pada Rabu (6/8/2025), banyak pengguna panik karena mengira aplikasi tersebut secara otomatis membagikan lokasi mereka secara langsung (real-time) kepada publik.
Kepanikan itu memicu banjir unggahan peringatan di Instagram, Threads, dan X.
Banyak pengguna mendesak teman-temannya mematikan fitur ini demi keamanan.
Beberapa bahkan khawatir lokasi mereka bisa diakses oleh orang asing tanpa izin.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Instagram Adam Mosseri menegaskan bahwa informasi itu keliru.
Menurutnya, fitur Map tidak membagikan lokasi langsung pengguna.
“Sejauh yang kami tahu, kebanyakan orang menandai lokasi pada Stories atau posts mereka. Saat mereka atau pengikut melihat unggahan itu di peta, mereka mengira penulis sedang membagikan lokasi secara langsung, padahal tidak demikian,” tulis Mosseri di Threads, Jumat (8/8/2025).
Mosseri menjelaskan bahwa Map hanya menampilkan konten yang memang diberi geotag, seperti Stories atau unggahan foto/video dengan lokasi.
Pengguna juga punya kendali penuh untuk memilih apakah lokasi tersebut dibagikan secara publik, hanya kepada pengikut, atau terbatas di daftar Close Friends.
Fitur ini sepenuhnya bersifat opt-in atau pilihan, bukan otomatis aktif.
Meski begitu, peluncuran Map dinilai kurang jelas dalam memberikan panduan, sehingga memicu kesalahpahaman.
Kritik juga datang dari kreator, khususnya perempuan dan kelompok rentan, yang khawatir fitur ini mempermudah orang melacak keberadaan mereka.
Polemik ini ikut memantik diskusi lebih luas soal geotagging.
Selama ini, pengguna kerap menandai lokasi tanpa memikirkan risiko, namun visualisasi dalam bentuk peta membuat informasi tersebut terasa lebih nyata dan berpotensi membahayakan.
Instagram berjanji akan memperjelas mekanisme fitur ini agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masa depan.
Namun, bagi sebagian pengguna, kepercayaan yang sudah terlanjur terkikis mungkin tidak akan mudah dipulihkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MAPS-IG-Tampak-tangkapan-layar-Map-Instagram-yang-menuai-protes-pengguna.jpg)