Berita Kriminal Gorontalo

Update Terbaru! Penjual Bakso Kena Bacok di Kota Gorontalo Trauma Jualan

Kejadian penusukan terhadap Shafa (23), seorang penjual bakso pangsit asal Jember, Jawa Timur, di Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo,

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
Wartakota
PEMBACOKAN -- Ilustrasi pisau bacok. 

"Tiga kali tusukan ke kepala. Satu sempat dielak, tapi dua lainnya kena," jelas saksi.

Pekerja Berhenti Jualan, Kehilangan Sumber Nafkah

Para pekerja yang ditarik dari lapak jualan umumnya tinggal di rumah bos mereka.

Mereka hidup dari sistem bagi hasil: hasil penjualan gerobak dibagi setelah kebutuhan makan dan tempat tinggal ditanggung.

"Kalau tidak jualan, ya tidak dapat uang. Hasilnya ditabung dan biasanya dibawa pulang ke kampung," ucap sumber.

Shafa sendiri diketahui bukan mahasiswa, seperti kabar simpang siur yang sempat beredar.

Ia hanya seorang pemuda perantau yang datang ke Gorontalo setelah Ramadan 2025, tepatnya sejak April lalu, untuk bekerja sebagai penjual bakso pangsit.

"Dia bukan kuliah, kasihan. Cuma anak rantau yang ingin cari nafkah untuk bantu orang tua di kampung," katanya dengan lirih.

Pelaku Diamankan Polisi

Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku pada hari yang sama sekitar pukul 13.30 Wita. DA ditangkap di kawasan Kota Selatan tak lama setelah kejadian.

Kini, selain harus memulihkan luka fisik, Shafa dan para perantau lainnya juga harus menghadapi ketakutan dan trauma yang membayangi aktivitas harian mereka.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved