Hari Pendek
5 Agustus Ini Jadi Hari Terpendek Ketiga Tahun 2025, Apakah Efeknya Terasa?
Berdasarkan laporan para ilmuwan, hari Selasa, 5 Agustus 2025, menjadi hari terpendek ketiga di tahun 2025.
Faktor penyebab kecepatan rotasi Bumi
Secara teori fisika, benda padat yang berputar di ruang hampa seharusnya mempertahankan kecepatan rotasinya, kecuali jika mendapat gaya eksternal.
Namun, Bumi bukanlah benda padat sepenuhnya dan tidak berada dalam ruang hampa mutlak. Ia dikelilingi oleh atmosfer, memiliki inti cair, dan berinteraksi gravitasi dengan Bulan.
Duncan Agnew, ahli geofisika dari Scripps Institution of Oceanography, menjelaskan bahwa rotasi Bumi dipengaruhi oleh banyak komponen.
“Jumlah semua rotasi harus sama. Jika sebagian Bumi bergerak lebih lambat, bagian lain harus bergerak lebih cepat,” katanya.
Faktor-faktor seperti dinamika inti Bumi dan arus atmosfer ikut berkontribusi pada kecepatan rotasi secara keseluruhan.
Maka tak mengherankan, hari di Bumi sesekali menjadi lebih panjang atau lebih pendek—meskipun hanya dalam hitungan milidetik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selasa Ini Jadi Hari Terpendek pada 2025 karena Rotasi Bumi Lebih Cepat, Apa yang Akan Dirasakan?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Bumi-Selasa-5-Agustus-2025-ini-jadi-hari-terpendek.jpg)