Berita Kota Gorontalo
Lapangan Padel Pertama di Gorontalo Segera Hadir, Anggaran Rp500 Juta Disiapkan Pemerintah
Kota Gorontalo akan segera memiliki lapangan padel, sebuah fasilitas olahraga baru yang direncanakan dibangun di Taruna Remaja.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lapangan-padel-di-Kota-Gorontalo.jpg)
Padel menggunakan raket solid tanpa senar dan umumnya lebih kecil serta ringan.
Raket padel memiliki permukaan berlubang agar mengurangi hambatan udara.
Sementara tenis menggunakan raket bersenar dengan bingkai yang lebih besar. Jenis raket ini memungkinkan ayunan yang lebih panjang dan pukulan yang lebih bertenaga.
3. Aturan Bermain
Dalam padel, bola tetap bisa dimainkan bahkan setelah memantul ke luar lapangan.
“Kalau mukul masih keluar lapangan itu masih bisa diambil. Ketika keluar lapangan, bola akan terpantul kaca dan bisa dipukul lagi,” jelas Merlano.
Sementara itu, dalam tenis, bola yang sudah keluar garis permainan dianggap mati dan tidak bisa lagi dikembalikan ke dalam pertandingan.
4. Teknik Ayunan
Lebih Pendek Secara teknik, padel dan tenis memang memiliki kemiripan, namun ayunan raket dalam padel lebih pendek dibandingkan tenis. “Tarikannya dari backswing ke belakang itu agak pendek, jadi ayunannya tidak seperti tenis,” ujar Merlano. D
alam tenis, pemain biasanya melakukan ayunan penuh ke belakang (backswing) untuk menghasilkan pukulan kuat.
Sementara dalam padel, ayunan cenderung lebih pendek karena ruangan yang terbatas dan kebutuhan kontrol yang lebih tinggi.
5. Pola Permainan
Pelatih padel dari Padel Pro itu menjelaskan padel cenderung dimainkan secara ganda atau double, sedangkan tenis bisa dimainkan secara tunggal (single) maupun ganda.
Permainan padel menuntut pemain untuk aktif bergerak ke depan mendekati net guna mematikan bola, sedangkan tenis memungkinkan pemain untuk tetap bertahan dan menyerang dari garis belakang.
6. Fokus Pukulan