Rabu, 4 Maret 2026

Fitur TikTok

Tau Creator Care Mode? Fitur Baru di TikTok, yang Menyaring Komentar Negatif

Fitur pertama yang diperkenalkan adalah “Creator Care Mode” atau Mode Peduli Kreator, sebuah sistem moderasi komentar berbasis Artificial Intelligence

Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Tau Creator Care Mode? Fitur Baru di TikTok, yang Menyaring Komentar Negatif
Freepik
ILUSTRASI TIKTOK -- Di tengah ancaman larangan operasional di Amerika Serikat, aplikasi milik ByteDance itu meluncurkan dua fitur baru yang diklaim mampu menangkal penyebaran hoaks dan pelecehan daring terhadap kreator. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- TikTok kembali melakukan langkah strategis untuk memperkuat citranya sebagai platform yang aman dan bertanggung jawab secara global.

Di tengah ancaman larangan operasional di Amerika Serikat, aplikasi milik ByteDance itu meluncurkan dua fitur baru yang diklaim mampu menangkal penyebaran hoaks dan pelecehan daring terhadap kreator.

Fitur pertama yang diperkenalkan adalah “Creator Care Mode” atau Mode Peduli Kreator, sebuah sistem moderasi komentar berbasis Artificial Intelligence (AI).

Dengan fitur ini, kreator bisa memblokir kata-kata atau emoji tertentu secara otomatis tanpa harus menyaring komentar satu per satu.

Siaran langsung di TikTok kerap menjadi sasaran komentar melecehkan, baik berupa tulisan maupun emoji.

Baca juga: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Gorontalo Minggu Besok 03 Agustus 2025

Baca juga: Fitur Obrolan ChatGPT di Google Dicabut OpenAI, Dianggap Berbahaya Jika Salah Pakai

Menanggapi hal ini, TikTok meluncurkan fitur baru bernama Creator Care Mode.

Fitur ini dikenal juga sebagai Mode Peduli Kreator.

Fitur ini dirancang untuk membantu kreator memoderasi kolom komentar, tanpa harus menyaringnya secara manual.

Dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI), kreator cukup memasukkan kata kunci atau emoji yang ingin diblokir, dan sistem akan secara otomatis menyaring komentar serupa.

AI dalam Creator Care Mode akan mempelajari pola komentar yang tidak diinginkan oleh kreator.

Setelah mengenali jenis komentar yang kerap dianggap mengganggu, sistem akan mencegah komentar serupa muncul di masa mendatang.

Tidak hanya untuk video biasa, fitur moderasi ini juga tersedia untuk TikTok Live.

Kreator kini bisa memblokir emoji atau frasa tertentu secara massal selama siaran berlangsung, memberikan perlindungan tambahan dari komentar bernada negatif.

Fungsi Utama Mode Peduli Kreator:

Melansir support.tiktok.com, berikut fungsi utama Creator Care Mode:

• Menyaring komentar tidak pantas, menyinggung, atau kasar

• Memblokir komentar yang pernah dilaporkan, dihapus, atau tidak disukai

• Mengandalkan AI untuk belajar dan menyaring komentar secara otomatis

Cara Mengaktifkan Mode Peduli Kreator:

1. Buka aplikasi TikTok, ketuk Profil di bagian bawah.

2. Ketuk ikon Menu (☰).

3. Pilih Pengaturan dan privasi.

4. Masuk ke menu Privasi.

5. Ketuk Komentar.

6. Aktifkan Mode Peduli Kreator.

Fitur ini menjadi langkah TikTok untuk menciptakan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi para pembuat konten di platform mereka.

Fitur tambahan Creator Inbox

Tidak hanya menghadirkan fitur moderasi AI, TikTok juga memperkenalkan fitur tambahan lain.

Fitur bernama Creator Inbox ini dibuat khusus untuk kreator TikTok yang memiliki banyak pengikut (followers).

Fitur Creators Inbox memungkinkan kreator untuk mengkurasi pesan yang masuk.

Sekilas ini mirip dengan fungsi fitur broadcast di Instagram. Keduanya menawarkan kemampuan untuk mengirim pesan ke banyak orang (followers) secara sekaligus.

Namun ada setitik perbedaan dari kedua fitur ini.

Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Besok Minggu 03 Agts 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan

Baca juga: Terkini! Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Talaud, Warga Diminta Waspada

Jika di Instagram Broadcast interaksinya hanya terjalin satu arah, Creator Inbox memungkinkan percakapan dua arah dengan semua anggota obrolan.

Dengan Creator Inbox, kreator bisa mengelompokkan pesan, merespons pesan secara massal, hingga menjaga interaksi antar followers dan kreator jadi lebih terorganisir dan berjalan lancar.

Upaya memerangi hoaks

Di samping kehadiran fitur moderasi AI, TikTok juga berencana untuk meluncurkan fitur baru yang disebut "Footnotes".

Fitur ini dibuat sebagai upaya perusahaan dalam memerangi informasi palsu atau hoaks yang beredar di platform.

Cara kerja Footnotes sendiri mirip seperti fitur Community Notes yang ada di aplikasi X (dulu Twitter) dan Facebook.

Mekanismenya dengan melibatkan komunitas pengguna yang telah terdaftar sebagai kontributor, untuk membantu memverifikasi kebenaran informasi dari video yang diunggah pengguna.

Meski demikian, kabarnya TikTok tidak akan sepenuhnya menaruh proses verifikasi informasi ini kepada komunitas.

Perusahaan menegaskan bahwa fitur Footnotes hanya berperan sebagai "pelengkap" dari tim pemeriksa fakta TikTok.

TikTok juga bekerja sama dengan 20 mitra pemeriksa fakta yang terakreditasi di bawah Jaringan Pemeriksa Fakta Internasional (International Fact-Checking Network (IFCN). Jaringan ini mencakup 60 bahasa dan beroperasi di lebih dari 130 pasar dunia. 

Sebagai informasi, berbagai pembaruan fitur yang diperkenalkan TikTok ini dilakukan di tengah ancaman larangan operasional perusahaan di negara Amerika Serikat (AS).

Dengan pembaruan ini, tampaknya perusahaan ingin menunjukkan keseriusan mereka dalam aspek keamanan dan perlindungan pengguna. 

Pasalnya, sebagai perusahaan milik China, TikTok sering mendapat kritik dari politisi dan regulator AS karena dianggap memiliki pengaruh buruk bagi penggunanya.

Mereka khawatir aplikasi ini menjadi celah untuk mengakses data pengguna atau algoritmanya bisa memengaruhi opini publik untuk melawan pemerinttah, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNET, Sabtu (2/8/2025).

 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved