Sekjen Gerindra Diganti
Sugiono Diisukan Gantikan Ahmad Muzani sebagai Sekjen Gerindra, Namanya Tak Lagi Disebut
Partai Gerindra saat ini sedang menjadi sorotan. Pasalnya, Sekjen Gerindra yang awalnya Ahmad Muzani kini nama itu tiba-tiba hilang dari daftar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gerindra-ganti-sekjen.jpg)
Sedangkan Sugiono saat ini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejak Oktober 2024.
Lulusan SMA Taruna Nusantara ini juga dikenal sebagai kader senior Partai Gerindra dan memiliki latar belakang militer serta pendidikan internasional.
Sugiono lahir di Takengon, Aceh Tengah pada 11 Februari 1979.
Dirinya pernah menjadi sekretaris pribadinya Prabowo Subianto, Presiden Indonesia saat ini.
Tak hanya itu, Sugiono juga merupakan mantan Perwira TNI AD tepatnya sebagai Letnan Satu di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 2002-2004.
Di tahun 2004 lah Sugiono memutuskan untuk mengundurkan diri dan langsung berpindah ke dunia politik.
Sugiono juga pernah menjadi Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah I (2019–2024, 2024–2029) dan Ketua Fraksi Gerindra MPR RI (2021–2024)
Sugiono selama ini dikenal sebagai “anak ideologis” Prabowo karena pernah menjadi sekretaris pribadinya dan termasuk dalam pendiri awal Partai Gerindra.
Kedekatan ini membuatnya dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di partai maupun pemerintahan.
KLB Gerindra 2025
Pada Februari 2025, Partai Gerindra menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di kediaman Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.
Sebenarnya acara itu awalnya hanya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tapi karena dinamika politik, tiba-tiba berubah menjadi KLB.
Dalam KLB tersebut, Prabowo Subianto kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Gerindra untuk periode 2025–20302
KLB juga memberi mandat kepada Prabowo sebagai formatur tunggal, untuk menyusun struktur kepengurusan partai.
Menariknya, penetapan Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra untuk periode 2025 belum diumumkan secara resmi, setidaknya hingga akhir Juli 2025.
Muzani memang sebelumnya adalah Sekjen untuk periode 2020–2025.
Namun, hingga kini struktur kepengurusan baru hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Gerindra yang digelar pada 13 Februari 2025 tersebut belum sepenuhnya dipublikasikan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com