Rabu, 4 Maret 2026

Peringatan Tsunami Gorontalo

Waspada meski Potensi Tsunami Gorontalo hanya 50cm, Berkaca 2011 2 Orang Tewas di Tsunami Papua 30cm

Gempa Jepang berkekuatan 9,1 magnitudo 2011 silam sebabkan tsunami 30 cm yang menewaskan dua orang di Jayapura.

|
Editor: Andriyani
zoom-inlihat foto Waspada meski Potensi Tsunami Gorontalo hanya 50cm, Berkaca 2011 2 Orang Tewas di Tsunami Papua 30cm
Tangkap Layar YouTube BMKG
WASPADA POTENSI TSUNAMI - Tangkap layar konferensi pers BMKG di YouTube Rabu (30/7/2025). Gempa Jepang berkekuatan 9,1 magnitudo 2011 silam sebabkan tsunami 30 cm yang menewaskan dua orang di Jayapura 

TRIBUNGORONTALO.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) imbau masyarakat tak meremehkan peringatan waspada tsunami Gorontalo imbas gempa magnitudo 8.7 di Kamchatka, Rusia.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan tsunami di beberapa wilayah Indonesia di bawah 50 cm.

Tak hanya di Gorontalo, tsunami juga berpotensi terjadi di Kepulauan Talaud, Halmahera Utara, Manokwari, Raja Ampat bagian Utara, Biaknumfor, Sorong Bagian Utara, dan Supiori.

Kendati terhitung rendah, masyarakat sekitar diharap untuk waspada dan tetap tenang.

Kepala Pusdatin BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/7/2025) mengajak masyarakat untuk berkaca pada peristiwa gempa Jepang 2011.

Sebagai informasi, gempa Jepang berkekuatan 9,1 magnitudo 2011 silam juga berdampak tsunami di Papua.

Meski diperkirakan tinggi tsunami hanya 30 cm, gelombang tersebut menewaskan dua orang di Jayapura.

"Perhitungan modeling di laut dalam, rata-rata pengukuran atau hasil modeling serta pengukuran dari beberapa tempat seperti yang kita lihat kisaran dari tinggi tsunami di laut dalam maupun di dekat pantai kisarannya sekitar di bawah 50 cm di luar Rusia," kata Abdul Muhari dalam jumpa pers yang disiarkan YouTube BMKG, Rabu (30/7/2025).

Baca juga: Peringatan Tsunami: Warga Diminta Menjauh dari Pantai, Gelombang Bisa Tiba hingga Malam

"Tetapi ini tentu saja tidak boleh membuat kita lengah. Ini yang perlu kita sampaikan bahwa pengalaman kita pada saat tsunami Jepang 2011 yang juga berpropagasi ke Papua itu terdeteksi di tide gauge di Jayapura itu hanya 30 Cm," lanjutnya.

Abdul Muhari pun menjelaskan bagaimana tsunami tersebut bisa berdampak buruk meski hanya berketinggian rendah.

"Kemudian seperti terlihat di layar formasi teluk ini bisa menyebabkan amplifikasi tinggi tsunami," ucapnya sambil menunjukkan layar.

"Karena ada gelombang yang masuk kemudian tidak bisa sepenuhnya keluar. Sehingga daerah daerah yang berwarna merah di teluk Yoteva pada saat itu mengalami amplifikasi dari 30 cm itu yang terdeteksi di tide gauge pada gambar di sebelah kanan itu tinggi maksimum bisa mencapai 3,8 meter," jelasnya.

Baca juga: Warga Pantai Pohe Gorontalo Tak Panik Meski Ada Informasi Tsunami, Aktivitas Berjalan Normal

Gubernur Gorontalo imbau masyarakat agar tak panik

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail merespon cepat pemberitahuan tsunami yang berpotensi menerjang Gorontalo siang ini, Rabu (30/7/2025). 

Informasi peringatan dini tsunami oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa tsunami berpotensi tiba di pesisir Koa Gorontalo pada 16.39 Wita. 

"Saya meminta kepada seluruh warga masyarakat yang ada di sepanjang pantai Teluk Tomini untuk waspada tetapi tidak perlu panik,” ujar Gubernur Gusnar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved