Peringatan Tsunami Gorontalo
Penjelasan BMKG soal Peringatan Tsunami Gorontalo, Sulut, Papua, Pasca Gempa Magnitudo 8,7
Penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal peringatan dini tsunami yang bakal landa Provinsi Gorontalo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BMKG-soal-peringatan-dini-tsunami-7788.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal peringatan dini tsunami yang bakal landa Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua Barat.
BMKG belum mencabut peringatan dini tsunami pasca gempa bumi Magnitudo 8,7 di Rusia.
Peringatan tsunami ini muncul akibat dampak dari gempa di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia
Tsunami diperkirakan akan tiba di Indonesia pada pukul 14.52 Wita hingga 16.30 WIT.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa yang mengguncang Rusia termasuk jenis dangkal akibat subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka.
"Gempa ini memiliki mekanisme naik," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.
Wilayah yang berpotensi tsunami, dampak gempa Rusia
Menurutnya, hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa Rusia berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia dengan status "Waspada", yakni ketinggian kurang dari 0,5 meter. Berikut wilayahnya:
- Talaud (ETA 14.52.24 WITA).
- Kota Gorontalo (ETA 16.39.54 WITA)
- Halmahera Utara (ETA 16.04.24 WIT)
- Manokwari (ETA 16.08.54 WIT)
- Rajaampat (ETA 16.18.54 WIT)
- Biaknumfor (ETA 16.21.54 WIT)
- Supiori (ETA 16.21.54 WIT)
- Sorong bagian Utara (ETA 16.24.54 WIT)
- Jayapura (ETA 16.30.24 WIT)
- Sarmi (ETA 16.30.24 WIT).
Atas dasari itu, BMKG mengimbau masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai.
Daryono menuturkan, hingga pukul 08.30 WIB, sudah tercatat 7 gempa susulan di Rusia dengan magnitudo terbesar M 6,9 dan terkecil M 5,4.
Menurutnya, gempa ini juga berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.
Ancaman tsunami di sejumlah negara
Badan Meteorologi Nasional Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setinggi 3 meter di sepanjang wilayah pesisir luas di Samudra Pasifik.
Dikutip dari Channel News Asia, Jepang mengatakan, gempa itu terjadi sekitar 250 km dari Hokkaido, pulau paling utara dari empat pulau besar di Jepang.
Pemerintah Jepang juga telah memerintahkan evakuasi, dengan badan cuaca memperingatkan bahwa tsunami akan datang berulang kali.
"Jangan memasuki laut atau mendekati pantai sampai peringatan dicabut," kata badan tersebut.
Gelombang pertama tsunami diperkirakan akan terjadi di Hokkaido timur sekitar satu setengah jam setelah gempa.
Pemerintah menyatakan telah membentuk satuan tugas untuk mengumpulkan informasi dan merespons keadaan darurat.
Ancaman tsunami juga diumumkan di Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Gelombang tsunami setinggi 3-4 meter telah tercatat di Distrik Yelizovo, Kamchatka, menurut pihak berwenang.
Kendati demikian, hanya sedikit kerusakan akibat tsunami itu.
Peringatan tsunami juga dikeluarkan untuk negara bagian Hawaii, dengan gelombang pertama diperkirakan akan melanda sekitar pukul 19.17 waktu setempat.
"Tsunami telah terbentuk yang dapat menyebabkan kerusakan di sepanjang garis pantai semua pulau di negara bagian Hawaii," bunyi pernyataan Layanan Cuaca.
Peringatan tsunami juga berlaku untuk sebagian Kepulauan Aleut di Alaska, pesisir barat Kanada dan AS, hingga perbatasan Meksiko.
Tentang Petropavlovsk-Kamchatsky
Petropavlovsk-Kamchatsky adalah kota sekaligus pusat administratif, industri, pendidikan, dan budaya Krai Kamchatka, Rusia.
Kota ini dikenal secara luas sebagai Petropavlovsk. Kemudian kata 'Kamchatsky' ditambahkan dalam nama resmi sejak tahun 1924.
Petropavlovsk berada di Semenanjung Kamchatka yang berbatasan dengan Laut Okhotsk di sebelah barat dan Samudra Pasifik di sebelah timur.
Gempa bumi berkekuatan 7,5 skala Richter pernah terjadi di Petropavlovsk-Kamchatsky pada 25 Maret 2020.
Gempa ini merupakan gempa bumi terbesar yang terjadi di Rusia sejak gempa bumi Laut Okhotsk 2013. (*/Kompas)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| FOTO Suasana Pengungsi Akibat Peringatan Dini Tsunami Gorontalo Rabu 30 Juli 2025 Kemarin |
|
|---|
| BREAKING NEWS: BMKG Cabut Status Waspada Tsunami di Gorontalo, Peringatan Dini Resmi Berakhir |
|
|---|
| Tak Ada Tsunami, Air Laut Pesisir Gorontalo Tampak Tenang hingga Ombak Mereda |
|
|---|
| Seperti Tak Takut, Warga Gorontalo Padati Tangga Dua Ribu Demi Tonton Langsung Detik-detik Tsunami |
|
|---|
| Gorontalo Waspada Tsunami - Warga Mengungsi, BPBD Terapkan Protokol Waktu Rawan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.