Selasa, 3 Maret 2026

Peringatan Tsunami Gorontalo

Gorontalo Waspada Tsunami - Warga Mengungsi, BPBD Terapkan Protokol Waktu Rawan

Masyarakat pesisir Kota Gorontalo mulai mengungsi setelah mengetahui peringatan potensi tsunami dari BMKG pada Rabu (30/7/2025).

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Gorontalo Waspada Tsunami - Warga Mengungsi, BPBD Terapkan Protokol Waktu Rawan
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
PERINGATAN TSUNAMI -- Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Bambang Tri Handoko saat meninjau lokasi pengungsian di Mako Lanal Gorontalo pada Rabu (30/7/2025). BPBD menerapkan protokol waktu rawan. 

Di lokasi tersebut, puluhan warga dari Kelurahan Leato Selatan dan sekitarnya terlihat mengungsi. Mereka memilih berada di tempat yang lebih aman menyusul imbauan pemerintah untuk tetap waspada terhadap potensi tsunami.

Sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 8,7 mengguncang pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu pagi (30/7/2025) pukul 06.24 WIB. 

Gempa ini terjadi di kedalaman 18 kilometer dan dikategorikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka. 

BMKG menyebut bahwa gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah, termasuk Kota Gorontalo. 

Warga pun diminta menjauhi garis pantai dan tidak mengabaikan peringatan dini BMKG.

Baca juga: Puluhan Warga Gorontalo Mengungsi Di Tanjung Kramat Gorontalo saat Adanya Peringatan Dini Tsunami

BMKG Imbau Warga Gorontalo untuk Tetap Tenang dan Jauhi Pantai Imbas Status Waspada Tsunami

Andri Wijaya Bidang, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II BMKG Gorontalo mengatakan untuk warga Gorontalo tidak perlu panik dengan adanya informasi tsunami.

"Tidak perlu panik, Tenang," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (30/7/2025).

Tsunami yang diperkirakan akan terjadi pada pukul 16.39 Wita ini diprediksi dengan ketinggian air 0 - 0,5 meter.

Ketinggian tsunami dengan status waspada diperkirakan kurang dari 0,5 meter saat tiba dipantai dan biasanya hanya berdampak di pesisir tidak sampai ke daratan jauh.

Meskipun begitu, Andi meminta kepada seluruh warga Gorontalo untuk membatasi aktivitas di wilayah pesisir.

"Kuncinya itu tetap tenang, Jangan dulu beraktivitas di pesisir, jangan dulu mandi di pantai," imbuhnya.

Wilayah yang menjadi fokus utama tsunami ini adalah pantai bagian Selatan Gorontalo yakni Pantai Leato Selatan,Talumolo, Tenda, Pohe dan Tanjung Kramat.

Namun, Andri menegaskan ini bukanlah tsunami besar seperti yang terjadi di Provinsi lain.

"Jangan berpikir ini kayak tsunami di Aceh, itu nggak," tandasnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved