Kabar Artis
Mantan Staf Ahli Kapolri Soroti Blunder Reza Gladys dalam Sidang Lawan Nikita Mirzani
Perkara ini berawal dari laporan Reza Gladys, seorang dokter kecantikan yang mengaku dirugikan usai produk miliknya diduga dijelekkan oleh Nikita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nikita-Mirzani-cnvhjd.jpg)
TRIBU NGORONTALO.COM -- Persidangan kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan artis kontroversial Nikita Mirzani dan pengusaha skincare Reza Gladys kembali menarik perhatian publik.
Namun kali ini, sorotan tak hanya tertuju pada isi perkara, melainkan pada ketidaksesuaian keterangan Reza Gladys di persidangan.
Menanggapi situasi tersebut, Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang, mantan Staf Ahli Manajemen Kapolri, angkat bicara.
Ia menilai inkonsistensi antara keterangan Reza dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan pernyataan yang disampaikan di hadapan majelis hakim bisa menjadi blunder hukum yang fatal.
Pada Kamis (24/7/2025), Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi atas perkara dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Nikita Mirzani.
Perkara ini berawal dari laporan Reza Gladys, seorang dokter kecantikan yang mengaku dirugikan usai produk miliknya diduga dijelekkan oleh Nikita melalui siaran langsung di platform TikTok.
Perseteruan keduanya pun meruncing dan berujung ke ranah hukum.
Dalam sidang terbaru, Reza Gladys hadir langsung sebagai saksi dan memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.
Namun, muncul sorotan tajam atas perbedaan pernyataannya di persidangan dengan keterangan saat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebelumnya.
Baca juga: Ayah DJ Panda Siap Tanggung Biaya Persalinan Erika Carlina, Meski Sang Aktris Menolak Kehadirannya
Menanggapi hal ini, Ricky Sitohang menyebut ketidaksesuaian keterangan tersebut bisa menjadi bumerang bagi pihak Reza Gladys.
"Kalau tidak sesuai, ya itu justru langkah blunder daripada pihak Greja Gladis itu kira-kira ya," ujar Ricky Sitohang, dikutip Tribunnews dari YouTube Seleb Tube, Selasa (29/7/2025).
Menurutnya, inkonsistensi tersebut bisa menjadi celah hukum yang dimanfaatkan oleh pihak Nikita Mirzani.
"Nah, di dalam ketidaksuaian inilah azas manfaat daripada kuasa hukum Nikita kita untuk mengejar. Mengejar kenapa kau tidak, apa tidak konsisten dengan keteranganmu pada saat di penyidik dengan apa keteranganmu sekarang," lanjutnya.
Ricky juga menambahkan bahwa ketidakkonsistenan ini tak hanya akan menjadi perhatian majelis hakim, tetapi juga Jaksa Penuntut Umum.
"Ah, di sini langkah blunder ini kan nanti jadi ajang penilaian daripada hakim pengadilan, kemudian juga penilaian daripada JPU," tutupnya.