Politik Lokal Gorontalo
Idah Syahidah Resmi jadi Ketum Golkar Gorontalo Gantikan Rusli Habibie
Golkar Provinsi Gorontalo resmi berganti kepemimpinan. Idah Syahidah Rusli Habibie ditetapkan sebagai Ketua DPD I Golkar Gorontalo periode 2025–2030.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Gorontalo-Idah-Syahidah-Rusli-Habibie.jpg)
Di usianya yang memasuki 61 tahun, Idah tetap tampil energik, aktif terjun ke masyarakat, dan berkomitmen pada kerja-kerja pelayanan publik.
Perjalanan Idah di pemerintahan tidak datang tiba-tiba. Awalnya, Idah memulai karier sebagai staf di Klinik Ginjal RA Habibie pada 1990–1992.
Setelah itu, ia mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Wilayah Sosial Jawa Barat selama delapan tahun, kemudian melanjutkan tugas di PRSB Prof. Dr. Soeharso Solo.
Tahun 2002, Idah memutuskan berpindah ke Gorontalo.
Di tanah Hulondalo, Idah bekerja di Dinas Sosial Kota Gorontalo selama tiga tahun, lalu melanjutkan pengabdian di Dinas Sosial Provinsi Gorontalo hingga 2017.
Ia juga sempat dipercaya menjadi sekretaris di Dinas Sosial Kota Gorontalo, sebelum kemudian bertugas sebagai staf khusus di Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Pengalaman panjang di birokrasi membuka jalan Idah terjun ke dunia politik.
Pada Pemilu 2019, Idah terpilih sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.
Selama di Komisi VIII, Idah aktif mengawal berbagai isu sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta terlibat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual.
Setelah satu periode mengabdi di Senayan, Idah kembali ke Gorontalo.
Pada Pilkada 2024, ia dipercaya rakyat sebagai Wakil Gubernur Gorontalo.
Langkah ini sekaligus menegaskan pengabdiannya di jalur eksekutif, meneruskan tapak jejak panjangnya di birokrasi.
(*)