Gempa Bumi
Gempa Bumi Magnitudo 3,2 Guncang Kawasan Maluku, Ini Penjelasan Kenapa Daerah Ini Sering Diguncang
Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah di koordinat 2,75 Lintang Selatan (LS) dan 129,56 Bujur Timur (BT),
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Baru-saja-terjadi-Gempa-Bumi-siang-jelang-sore-ini-Rabu-2372025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah di koordinat 2,75 Lintang Selatan (LS) dan 129,56 Bujur Timur (BT), Rabu (23/7/2025) pukul 13.57 Wita.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di kedalaman 14 kilometer di bawah permukaan bumi.
Gempa yang terjadi sekitar pukul 13.57 Wita itu dilaporkan terjadi 3 menit lalu dan getarannya dirasakan sebagian warga di sekitar titik episentrum.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa, dan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Biasanya gempa dengan magnitudo 3,2 tergolong gempa kecil. Namun karena pusat gempa terletak hanya 14 kilometer di bawah permukaan, getarannya cukup terasa di darat.
Kenapa kedalaman penting?
Gempa dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer disebut gempa dangkal.
Gempa dangkal biasanya lebih sering menimbulkan guncangan yang terasa di permukaan, meski magnitudonya kecil.
Sebaliknya, gempa di kedalaman puluhan hingga ratusan kilometer bisa memiliki magnitudo besar, tetapi getarannya bisa melemah sebelum sampai ke permukaan.
Kenapa Wilayah Ini Sering Diguncang Gempa?
Wilayah di sekitar 2,75 LS dan 129,56 BT umumnya masuk kawasan Maluku dan sekitarnya. Daerah ini memang dikenal sebagai salah satu zona gempa paling aktif di Indonesia.
Secara tektonik, Maluku terletak di jalur pertemuan tiga lempeng besar: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia.
Ketiga lempeng ini terus bergerak, saling menekan, dan menumpuk energi di kerak bumi. Ketika energi ini dilepaskan, terjadilah gempa bumi.
Selain zona tumbukan antar lempeng, wilayah Maluku juga memiliki banyak patahan lokal aktif.
Sesar atau patahan ini bisa bergeser sewaktu-waktu, memicu gempa dangkal seperti yang terjadi hari ini.
Potensi Gempa Susulan dan Imbauan BMKG
BMKG mengingatkan bahwa gempa dangkal sering diikuti gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil. Masyarakat diminta tetap waspada namun tidak panik.Warga juga diimbau memeriksa kondisi bangunan, menjauhi dinding atau tiang yang retak, dan selalu siap dengan jalur evakuasi jika terjadi gempa lebih besar.
Cara Mengurangi Risiko Gempa
Karena gempa bumi tidak bisa diprediksi atau dicegah, satu-satunya cara mengurangi dampak adalah dengan kesiapsiagaan.
Masyarakat disarankan memeriksa kekuatan bangunan rumah, menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting, obat-obatan, makanan, senter, dan air minum.
Saat gempa terjadi, berlindunglah di bawah meja atau perabot kokoh, lindungi kepala, dan jauhi jendela. Jika berada di luar ruangan, hindari tiang listrik, pepohonan besar, atau bangunan tinggi.
Gempa bumi berkekuatan 3,2 SR di kawasan Maluku ini menjadi pengingat bahwa daerah tersebut memang rawan aktivitas tektonik. Kedalaman gempa yang dangkal membuat getarannya cepat terasa meski magnitudonya kecil.
Masyarakat diminta tetap tenang, terus memantau pembaruan informasi dari BMKG, dan selalu siaga untuk menghadapi potensi gempa susulan.
(*)
| Terkini! Gempa Bumi Sabtu Siang ini 07 Maret 2025, Cek Kedalaman |
|
|---|
| Gempa Boalemo Jumat Sore Ini 6 Maret 2026 Terasa Hingga ke Gorontalo Utara |
|
|---|
| Breaking News! Baru Saja Gempa Bumi Terjadi di Gorontalo, Kedalaman Hanya 15 Km |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Jumat Dini Hari 06 Maret 2026, Ini Fakta Lokasi dan Kedalamannya |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi di Pesisir Jawa Sabtu 28 Februari 2026, Kedalaman 10 Km |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.