Kapal Terbakar di Sulut
Betrivia Malimbulun Penumpang KM Barcelona, Ibu Hamil Tua Lompat dari Dek hingga 2 Jam di Lautan
Betrivia Malimbulun (24) menceritakan pengalaman dramatis kala dirinya selamat dari tragedi kebakaran KM Barcelona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Meytrivia-Malimbulun-ibu-hamil-yang-selamatkan-diri-dengan-melompat-ke-laut.jpg)
"Oksigen sudah dilepas tapi infus masih, kalau tidak segera dilepas nanti kena api.
Asap hitam terlihat dan api sudah besar menjalar bahkan rasanya sampai panas sekali," jelasnya.
Ungkap dia, kemudian keluar dari ruangan di dek 2 KM Barcelona tersebut.
"Saya bilang ke mama, minta tolong ke mereka untuk mencabut infus.
Saya mau melompat saja.
Akhirnya terpaksa saya mencabut sendiri infus untungnya tidak keluar banyak darah," kata ibu rumah tangga tersebut.
Tetapi, bapaknya Alowen bilang jangan melompat.
"Terpaksa karena sudah rasa panas, dan pakai pelampung.
Pelampung waktu itu untuk 2 orang saya dan mama mantu, bapak tidak pakai pelampung," ucap Meytrivia.
Tak lama kemudian Meytrivia melompat duluan ke laut.
"Akhirnya saya melompat duluan dari dek 2, naik pembatas lalu lompat.
Sampai di bawah bapak dan kemudian mama juga ikut lompat menyusul saya." ungkapnya.
Betrivia Malimbulun mengungkapkan perasaannya bahwa tidak takut saat melompat ke laut.
"Tidak ada rasa takut dan khawatir walau hamil, yang penting menjauh dari kapal terbakar takutnya meleda
Saya menjauh sedikit dari kapal terbakar dan ada arus juga," bebernya.