Jumat, 13 Maret 2026

Kapal Terbakar di Sulut

Penumpang KM Barcelona Bongkar Kegagalan SOP Penyelamatan: ABK Panik, Evakuasi Tak Jelas

Seorang penumpang bernama William Edson Apena membongkar kegagalan kru kapal motor (KM) Barcelona VA dalam mengatasi kondisi darurat.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Penumpang KM Barcelona Bongkar Kegagalan SOP Penyelamatan: ABK Panik, Evakuasi Tak Jelas
Tangkap Layar video Dispen Lantamal VIII
KAPAL TERBAKAR - Kondisi KM Barcelona VA, Senin (21/7/2025). Kebakaran KM Barcelona VA di Perairan Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025), Penumpang ungkap kegagalan kru kapal menerapkan SOP penyelamatan. 

Kombes Pol Alamsyah Hasibuan mengatakan penyidik Ditpolairud Sulut menemukan dugaan awal adanya ketidaksesuaian jumlah penumpang dengan data manifes resmi.

Berdasarkan manifes, KM Barcelona VA seharusnya mengangkut 280 penumpang. Namun hasil verifikasi di lapangan menunjukkan jumlah penumpang melebihi angka tersebut.

"Sesuai manifes penumpang itu ada 280. Ternyata melebihi dari manifes," tegas Alamsyah.

Selain nakhoda, penyidik juga tengah memeriksa 13 anak buah kapal (ABK) yang ikut dalam pelayaran nahas tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mendalami dugaan pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran.

"Untuk yang lainnya, sementara masih dalam proses pengembangan," tambahnya.

KM Barcelona VA terbakar saat dalam pelayaran dari Pelabuhan Talaud menuju Manado. 

Kapal terbakar sekitar pukul 14.00 WITA di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara.

Data dari Basarnas Manado menyebutkan, dari total 571 penumpang, sebanyak 568 orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penyidikan terus berlanjut guna mengungkap seluruh aspek penyebab kebakaran serta potensi kelalaian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dalam tragedi tersebut.

Baca juga: KM Barcelona Terbakar - 568 Penumpang Selamat, 3 Meninggal Dunia

Data dan Kronologi

Kapal Motor Barcelona VA terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025) siang. Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang.

Kapal ini membawa 571 penumpang dari Kabupaten Kepulauan Talaud dengan tujuan Pelabuhan Manado. 

Dari 571 penumpang, tiga orang dinyatakan meninggal. Dua orang lainnya dilaporkan hilang. Sisanya selamat. Termasuk nakhoda Ignus Bawotong dan 13 ABK.

"Dua korban hilang yang dilaporkan ke kami itu bernama Levi Aiba dan Hamen Langinan," ujar anggota staf Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumelang, mengemukakan, Senin (21/7/2025).

Tiga jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara yakni Asna Lapae (perempuan 50 tahun), Zakaria Tindiuling (laki-laki) dan Juliana Humulung (perempuan 40 tahun).

Korban meninggal adalah pasien yang sedianya akan dibawa berobat ke Kota Manado.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved