Kapal Terbakar di Sulut

Kisah Vani Arunde Penumpang KM Barcelona VA, Selamatkan 2 Anak meski Tanpa Pelampung

Penumpang kapal motor (KM) Barcelona VA bernama Vani Arunde berbagi kisah usai tragedi kapal terbakar.

|
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kisah Vani Arunde Penumpang KM Barcelona VA, Selamatkan 2 Anak meski Tanpa Pelampung
Dispen Lantamal VIII/Tribunmanado/Rizali Posumah
KORBAN SELAMAT - Kolase foto (1) Vani Arunde bersama anaknya saat tiba di Pelabuhan Munte, Likupang, Minut, Sulawesi Utara, Minggu 20 Juli 2025, (2) Kondisi terkini KM Barcelona V, Senin (21/7/2025). 

Vani dan kedua anaknya sudah dalam kondisi selamat.

Mereka dievakuasi ke wilayah Munte, Likupang.

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kapten KM Barcelona VA Jadi Tersangka Buntut Kapal Terbakar

KM Barcelona VA angkut 571 penumpang 

Badan Sar Nasional Sulut merilis data penumpang KM Barcelona VA yang terbakar di perairan Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Peristiwa yang terjadi padai Minggu siang (20/7/2025) ini menelan korban jiwa. Tiga penumpang dinyatakan tewas.

"Untuk data Basarnas yang dirangkum sementara, total ada 571 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 568 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 3 orang dinyatakan meninggal dunia," terang Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng, Senin (21/7/2025).

Proses pencarian dan pendataan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Bakamla RI, Kodim Bitung, Koramil Likupang, Polsek Likupang, Brimob Polda Sulut.

Adapun dugaan awal api berasal dari mesin kapal, namun info terbaru yang didapat kalau api diduga berasal dari kamar penumpang.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengungkap kronologi kebakaran KM Barcelona VA.

Awalnya, kapal bergerak dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud, sekira pukul 00.00 Wita.

Kemudian kapal singgah di Pelabuhan Lirung untuk memuat penumpang lainnya dan bergerak sekira pukul 02.00 Wita.

Dari situ kapal terus bergerak dan terjadi kebakaran pukul 12.00 Wita di Pulau Talise.

Menurut Yulius, api tersebut diduga muncul dari salah satu kamar penumpang.

"Terinformasi asap keluar dari kamar nomor 33, tapi kita akan cek kebenaranya lebih lanjut," jelasnya.

"Semuanya terselamatkan dan saat ini ada tiga pos titik pertama di Pulau Gangga, Manado, dan Likupang yang siap menampung mereka," jelasnya

Yulius Selvanus pun berkomitmen menangani kejadian hari ini agar semua bisa berjalan dengan baik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved