CPNS 2025
Update CPNS, BKN Bongkar Rencana Seleksi CPNS 2025: Bisa Ujian Kapan Saja dan Ulang Sebagian Tes
Dalam rencana terbaru yang diungkap langsung oleh Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, peserta nantinya tidak perlu lagi mengikuti ujian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-CPNS-2025-xnf.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyiapkan gebrakan besar dalam sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025.
Dalam rencana terbaru yang diungkap langsung oleh Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, peserta nantinya tidak perlu lagi mengikuti ujian secara serentak nasional, seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Lebih menarik lagi, peserta diberi kebebasan memilih waktu ujian, serta dapat mengulang hanya pada bagian tes yang tidak lulus, tanpa perlu mengulang seluruh tahapan seleksi.
Hal ini dinilai sebagai terobosan yang menjawab berbagai keluhan selama ini, khususnya soal jadwal yang terlalu kaku dan biaya seleksi yang membengkak.
Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Hari ini 21 Juli 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan
Aturan baru ini menjadi sangat krusial ditengah masyarakat, terutama para calon peserta.
Pasalnya, dari sistem tersebut pastinya akan ada imbas dan keungtungan yang didapat dari para peserta entah itu positif atau bahkan negatif, jika telah resmi disetujui pemerintah.
Salah satu yang paling, disoroti adalah proses seleksi yang tidak lagi serempak secara nasional seperti pada tahun-tahun lalu.
Adapun dikabarkan sebelumnya, dalam pernyataan resmi yang disampaikan dalam Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kemenag pada 14 Juli 2025 lalu, Kepala BKN 2025 ini menerangkan jika sistem baru tidak akan digelar serentak nasional layaknya pada tahun-tahun sebelumnya, dan hal ini sangat menelan biaya yang cukup besar.
"Bahkan kami, bapak dan ibu, sedang mendesain sistem tes CPNS itu tidak barengan seperti sekarang. Tahun 2024-2025 ini kita mengetes 6,6 juta orang untuk diterima 1 jita menjadi CPNS. Biayanya 1,1 Triliun untuk mengetes, yang diterima hanya 1 Juta. Jadi mahal sekali ongkosnya", ungkap Zudan.
Maka dari itu, BKN saat ini tengah mengkaji sistem baru yang memungkinkan peserta CPNS 2025/2026 dapat mengikuti ujian kapan saja.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sistem baru ini kemungkinan hasil tes bisa berlaku selama dua tahun.
Untuk hasil tes yang diterima oleh peserta dapat dipakai selama 2 tahun, seperti tes TOEFL.
Lantas apa saja keuntungan dan kerugian dari Sistem Baru CPNS 2025 ini?
Seperti yang diketahui, sistem baru CPNS yang tidak diselenggarakan secara serentak nasional seperti tahun-tahun sebelumnya tentu menghadirkan sejumlah keuntungan dan tantangan, tergantung dari sudut pandang mana kita meninjaunya.
Berikut ini sedikit penjelasan mengenai keuntungan dan kerugian yang akan dialami di kemudian hari jika sistem ini berjalan pada seleksi di 2025.
Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Hari ini 21 Juli 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan