Minggu, 22 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

Rumah di Tenggela Gorontalo Terbakar, Pemilik Rugi Rp 150 Juta, Emas hingga Sertifikat Tanah Ludes

Kebakaran rumah di Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, menyisakan duka mendalam bagi pemilik rumah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Rumah di Tenggela Gorontalo Terbakar, Pemilik Rugi Rp 150 Juta, Emas hingga Sertifikat Tanah Ludes
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO/TANGAHU
KORBAN KEBAKARAN - Kebakaran rumah di Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kebakaran rumah di Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, menyisakan duka mendalam bagi pemilik rumah.

Muhammad Ali (70) dan keluarganya kehilangan sejumlah barang-barang berharga.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 150 juta. 

Pakaian, perabotan, uang tunai, perhiasan emas, hingga sertifikat tanah ludes. 

"Di dalam ada uang Rp 7 juta dan emas 3 gram," ujar anak Ali, Yulin Muhammad (44) kepada TribunGorontalo.com, Minggu (21/7/2025).

Yulin tak mampu menahan tangis, suaranya bergetar dan tatapan matanya selalu tertuju ke arah rumah yang tersisa puing-puing. 

"Saat itu saya tidak di rumah, ada di rumah saudara," ujarnya.

Sementara itu, Yulin hanya bisa memandangi sisa rumahnya dari sudut rumah saudaranya. 

Rumah yang sebelumnya menjadi tempat ia dan anak-anaknya berlindung, kini hangus terbakar.

Satu-satunya harta tersisa hanyalah baju di badan.

Baca juga: Viral Wanita Cantik Ketahuan Curi Pakaian di Toko Kota Gorontalo, Pelaku Tuai Simpati Warganet

Kebakaran hebat itu terjadi sekira pukul 08.30, Senin (21/7/2025). 

Saat api mulai menjalar, sang pemilik rumah sedang berada di dalam, mengganti gorden. 

Tak disangka, hanya dalam hitungan menit, rumah yang telah lama menjadi tempat bernaungnya seketiks menjadi kobaran api yang ganas. 

"Saya saat itu sementara ganti gorden. Tiba-tiba api mulai membumbung dan asap sudah masuk ke dalam rumah," ujar Ali.

Ali yang tinggal bersama anak dan dua cucunya mengatakan bahwa saat kejadian berlangsung, hanya dirinya seorang yang berada di rumah. 

Menyadari kobaran api semakin membesar, ia dan keluarganya segera menyelamatkan diri.

Ali yang diketahui tinggal bersama empat cucunya menyampaikan bahwa saat kejadian hanya dirinya yang berada di rumah.

Kebakaran diduga disebabkan colokan listrik di belakang rumah.

Baca juga: Siska Reani Jual Aksesori untuk Pelari di Kota Gorontalo Setiap Car Free Day

Namun, Ali menegaskan tidak ada barang elektronik yang sedang digunakan saat itu.

"Tidak ada yang sedang di-charge. Saya juga pastikan tidak ada barang yang sedang tercolok," ungkapnya.

Tidak satu pun barang dapat diselamatkan. Seluruh isi rumah ludes terbakar.

Sisa bangunan yang hangus hanya menyisakan puing puing.

Pakaian untuk anaknya bersekolah juga juga Ludes.

"Anak baru mau masuk SMA kelas X, tapi bajunya sudah hangus juga," ujar Yulin.

Kini mereka hanya tinggal berharap uluran tangan dari pemerintah.

 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved