Wisata Gorontalo

Rumah Alam Dunggala Gorontalo, Wisata Edukasi Satwa untuk Anak-anak 

Wisata Rumah Alam Dunggala hadir sebagai destinasi edukasi satwa bagi anak-anak.

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Dok. TribunGorontalo.com
WISATA EDUKASI -- Potret burung merak di Rumah Alam Dunggala. Rumah Alam Dunggala menjadi wisata edukasi satwa bagi anak-anak atau pelajar. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wisata Rumah Alam Dunggala hadir sebagai destinasi edukasi satwa bagi anak-anak.

Terletak hanya sekitar 11 kilometer dari pusat Kota Gorontalo, lokasinya berada di Desa Dunggala, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Kawasan wisata ini dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit menggunakan sepeda motor.

Begitu tiba di lokasi, pengunjung akan disambut dengan sebuah jembatan gantung yang memesona dengan aliran sungai di bawahnya, menciptakan suasana alami yang menenangkan. 

Di dalam kawasan, berbagai jenis pepohonan hijau tumbuh rindang, menciptakan udara sejuk yang menambah kenyamanan. 

Kicauan burung dan suara hewan liar lainnya turut melengkapi nuansa alam yang khas.

Dibuka sejak akhir 2023 lalu, Rumah Alam Dunggala tidak hanya mengedepankan wisata alam semata, namun juga menghadirkan konsep edukasi satwa. 

"Kita wisata edukasi, sebagai media belajar bagi anak-anak," ujar Noval Ahmad, Pengelola Kawasan, Minggu (20/7/2025).

Konsep edukatif ini memberikan pengetahuan kepada pengunjung, terutama anak-anak, mengenai berbagai jenis hewan – mulai dari yang berbahaya hingga yang tidak, kebiasaan hidupnya, dan habitat aslinya. 

Dengan pendekatan ini, wisata bukan hanya soal bersenang-senang, tapi juga menambah wawasan.

"Edukasi ini untuk mengajarkan hewan-hewan dan satwa yang berbahaya, reptil mana yang tidak berbahaya, dan latar belakang hewan itu sendiri seperti apa, hidupnya di mana, kebiasaannya apa, dan macam-macam," jelas Noval.

Sejak awal dibuka, Rumah Alam Dunggala mendapat respon positif dari masyarakat. 

Tidak sedikit pengunjung datang dari sekolah-sekolah di Bone Bolango maupun Gorontalo, bahkan ada pula dari luar daerah.

"Kita itu paling banyak kunjungan dari siswa TK se-Bone Bolango bahkan ada juga yang dari luar," kata Noval.

Namun, seiring dimulainya tahun ajaran baru, jumlah pengunjung sempat mengalami penurunan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved