Manfaat Kesehatan
7 Khasiat Hebat Daun Miana, Obat Alami Penurun Berat Badan hingga Anti Kanker
Warna mencoloknya yang memikat mata, seperti ungu, merah, hijau, hingga kuning, menjadikannya favorit tanaman hias. Namun, di balik keindahannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Daun-Miana-xncjs.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tak hanya cantik dipandang, daun Miana atau yang dikenal pula sebagai daun Mayana di daerah Gorontalo, ternyata menyimpan sejuta manfaat untuk kesehatan.
Warna mencoloknya yang memikat mata, seperti ungu, merah, hijau, hingga kuning, menjadikannya favorit tanaman hias. Namun, di balik keindahannya, daun Miana menyimpan kandungan senyawa aktif yang luar biasa.
Daun Miana (Coleus blumei) mengandung forskolin, serta vitamin A, C, dan D yang menjadikannya sebagai obat herbal multifungsi.
Ekstrak Coleus blumei mempunyai kandungan forskolin serta mengandung vitamin C, vitamin A, dan vitamin D dalam daun miana yang mampu mencegah berbagai penyakit dan dipercaya sangat berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit.
Penggunaan ekstrak daun Miana bagi kesehatan dapat anda dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan diminum atau dimakan, dihirup, atau diteteskan ke mata serta penggunaan melalui intravena (infus).
Berikut ini beberapa manfaat daun miana yang perlu kamu ketahui dilansir dari detikhealth.com, di antaranya :
Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Besok Selasa 15 Juli 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan
1. Menurunkan Berat Badan
Kandungan forskolin pada daun miana mampu meningkatkan produksi enzim adenilat siklase.
Enzim ini bereaksi dengan mendorong sel-sel lemak untuk terbakar sehingga energi yang tersimpan dapat terlepaskan.
Dengan begitu, ini cukup efektif bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan.
2. Membantu Mengatasi Hipertensi
Daun Miana mengandung forskolin yang berguna untuk melebarkan pembuluh darah.
Pelebaran pembuluh darah membuat aliran darah menjadi lebih lancar dan melancarkan kerja jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah atau hipertensi.
Baca juga: 205 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Gorontalo Sudah Berbadan Hukum, Pengurus Akan Hadiri Harkopnas
3. Mengatasi Hipotiroid
Hipotiroid merupakan kondisi dimana kelenjar tiroid kurang aktif menghasilkan hormon tiroid.
Selain berguna melebarkan pembuluh darah, kandungan forskolin pada daun miana dapat membantu tubuh menghasilkan hormon tiroid yang cukup, sehingga metabolisme tubuh pun dapat berjalan dengan baik.
4. Sebagai Bahan Obat Penyakit Glaukoma
Glaukoma adalah kondisi medis berupa kelainan yang terjadi pada kerusakan mata.
Glaukoma terjadi akibat pembuluh darah yang menyempit sehingga nutrisi yang diterima saraf optik berkurang.
Kandungan forskolin pada daun Miana dapat menurunkan tekanan intraokular yang signifikan selama beberapa jam.
Kandungan pada daun miana ini kerap digunakan sebagai bahan obat tetes mata yang digunakan untuk seseorang pengidap glaukoma.
5. Membantu Mengatasi Asma
Dikutip dari sebuah situs kesehatan, beberapa penelitian menunjukkan jika kandungan forskolin dari daun Miana dapat meningkatkan kerja sistem pernapasan.
Dengan demikian, daun miana secara tidak langsung dapat mengobati penyakit asma.
6. Sebagai Antioksidan
Mengutip dari buku berjudul Daun Miana Sebagai Antioksidan dan Antikanker, aktivitas antioksidan paling tinggi terdapat dalam ekstrak etil asetat pada daun miana ungu (84,43 ± 0,92 mg AEAC/g).
Baca juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 4 Pelabuhan Gorontalo, Nelayan Diimbau Waspada Angin Kencang
Ini berarti, dalam 1 gram ekstrak daun Miana ungu setara dengan 84,43 mg asam askorbat atau vitamin C.
7. Sebagai Anti Kanker
Ekstrak etil asetat pada daun Miana, seperti lupeol, asam oleanolic, asam coleolic, dan demethylcryptojaponol memiliki sifat anti-kanker.
Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus, ekstrak dari etil asetat mampu menghambat kolonisasi terkait tumor.
Dalam buku Daun Miana Sebagai Antioksidan dan Antikanker disebutkan, penghambatan ekstrak etil asetat daun miana ungu tertinggi pada sel kanker paru-paru A549 adalah 23.76 persen.
Sementara itu, pada sel kanker kolon WiDr ekstrak etil asetat daun Miana ungu mempunyai aktivitas penghambatan tertinggi yakni 27.82 persen.
Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.