Prakiraan Cuaca Gorontalo

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 4 Pelabuhan Gorontalo, Nelayan Diimbau Waspada Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo kembali merilis prakiraan cuaca khusus jalu

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 4 Pelabuhan Gorontalo, Nelayan Diimbau Waspada Angin Kencang
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
PELABUHAN FERY GORONTALO : Dua armada kapal motor penumpang (KMP) di Pelabuhan Ferry Gorontalo, Jumat (20/12/2024). Cek jadwal dan tarif berlayar dari dua armada ini selama Ramadan 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo kembali merilis prakiraan cuaca khusus jalur pelabuhan penyeberangan di Provinsi Gorontalo untuk 15–17 Juli 2025.

Dalam periode ini, cuaca laut di sejumlah pelabuhan penyeberangan seperti Marisa, Tilamuta, Kwandang, hingga Ferry Gorontalo diprediksi didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan dan angin kencang di beberapa jam tertentu.

Bagi nelayan, operator kapal ferry, hingga warga yang mengandalkan transportasi laut antar pulau, prakiraan ini menjadi sinyal untuk tetap waspada dan menyesuaikan jadwal pelayaran.

Kawasan Perairan Gorontalo Masih Rawan Angin Kencang
BMKG mencatat kecepatan angin di beberapa titik dapat mencapai 11 hingga 17 knot, terutama pada siang hingga sore hari.

Baca juga: Pangkas Belanja Daerah hingga Rp75 M, Bupati Gorontalo Sofyan puhi Pastikan Layanan Tak Terganggu

Kondisi ini rentan memicu gelombang sedang dengan ketinggian bervariasi 0,1 meter hingga 1,25 meter, terutama pada 17 Juli mendatang di beberapa pelabuhan.

Menurut BMKG Gorontalo, suhu permukaan laut di jalur penyeberangan relatif hangat, rata-rata 29°C – 33°C, mendukung potensi pertumbuhan awan hujan lokal.

Prakiraan ini penting karena jalur laut di pelabuhan Marisa, Tilamuta, Kwandang, dan Ferry Gorontalo bukan sekadar lintasan penumpang, tetapi juga jalur distribusi ikan segar, hasil pertanian pesisir, hingga barang pokok antar pulau.

Nelayan kecil, pedagang ikan, hingga pedagang antarpulau menggantungkan pendapatan pada cuaca yang bersahabat.

Tak jarang, angin kencang tiba-tiba membuat kapal kecil urung berlayar.

"Kalau angin kencang, nelayan kecil seperti saya tidak berani angkat jaring. Apalagi kalau ombak di atas satu meter," kata Arfan Moito, salah satu nelayan di kawasan Kwandang.

BMKG mengimbau nelayan, motoris kapal, dan pengguna jalur penyeberangan untuk rutin memantau info cuaca terbaru sebelum berangkat melaut atau berlayar.

BMKG memastikan prakiraan cuaca dapat berubah sesuai kondisi atmosfer terkini.

Update cuaca resmi dapat diakses melalui website BMKG, aplikasi Info BMKG, atau kanal media sosial resmi BMKG Gorontalo.

Rangkuman Gelombang 15–17 Juli 2025:

Pelabuhan Marisa: 0,1 – 1,25 m, arus laut barat hingga barat laut

Pelabuhan Tilamuta: 0,1 – 1,25 m, arus barat daya – selatan

Pelabuhan Kwandang: 0,1 – 0,5 m, arus barat daya – tenggara

Pelabuhan Ferry Gorontalo: 0,1 – 0,5 m, arus barat laut – barat

(*/TribunGorontalo.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved